Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Jokowi Dan Barack Obama Sedang Berbincang
Dream - Hubungan diplomatik kerap ditandai dengan simbol-simbol khusus. Tujuannya, tak lain ingin memikat hati tamu negara.
Juli 2017 lalu misalnya. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menggunakan kaus kaki unik tiap kali bertemu dengan tamu negara. Cara itu kemudian ditiru Perdana Menteri Republik Irlandia Leo Varadkar saat menjamu Trudeau di Berlin, Jerman.
Baru-baru ini pemerintah China juga menggunakan `teknik` diplomasi serupa. Pemerintah China yang getol melakukan Diplomasi Panda meminjamkan sepasang panda ke Indonesia.
Panda-panda lucu itu bernama, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina). China meminjamkan pasangan panda itu selama 10 tahun. Nantinya, masyarakat dapat melihat sepasang panda itu mulai akhir Oktober 2017 di Taman Safari Cisarua, Bogor.

Jauh sebelumnya, Indonesia juga pernah menghadiahkan komodo sebagai jalinan diplomasi. Laporan The Economic Times, Presiden Soeharto pernah memberikan sepasang komodo kepada Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew dan Presiden Amerika Serikat George Bush, Sr dan Ronald Reagan.
Ronald kemudian menyumbangkan komodo tersebut ke Kebun Binatang Nasional di Washington DC.

Model diplomasi unik juga dilakukan Jepang terhadap Rusia yang memberikan bantuan saat negaranya terkena bencana alam pada Maret 2011. Bantuan itu meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat prefektur Akita.
Sebagai hadiah rasa terima kasih, Gubernur Prefektur Akita Norihisa Satake menghadiahkan anjing Akita betina kepada Presiden Russia Vladimir Putin, laman media Rusia RBTH melaporkan. Putin memberi nama anjing Akita betina itu Yume. Artinya, berperasaan.
Sebagai balasan hadiah itu Putin menghadiahkan kucing Siberia kepada Norhisa.

Anjing itu sempat menyalak tak keruan saat Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bertemu Putin pada Desember 2012. Putin menyebut anjing perempuan itu memang temperamental dan ingin selalu melindungi tuannya.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'