Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dua Wanita Bersaudara Menjual Udara Segar Secara Online. (Foto: Shanghaiist)
Dream – Dewasa ini, kita bisa membeli barang-barang dari internet. Ada beragam barang yang disediakan, mulai dari produk fesyen, makanan, sampai perangkat elektronik.
Tapi, ada satu hal yang tak biasa dijual, lho, yaitu udara segar.
Dilansir dari Shanghaiist, Jumat 29 September 2017, dua bersaudara dari Xining, Tiongkok, menjual udara segar dari Dataran Tinggi Tibet. Namun, dilihat dari video yang dibuat oleh Pear Video, dua bersaudara ini tampak mengumpulkan uang dari Taman Xining.
Dua wanita bersaudara ini menjual setiap kantong seharga 15 yuan sekitar Rp30 ribu dan mereka mengklaim telah menjual 100 kantong udara segara. Buruknya kualitas udara di Tiongkok menjadi latar belakang bisnis ini.
Dua bersaudara yang tak disebutkan namanya ini mengklaim kegiatannya bukan untuk mencari uang. Mereka mengklaim ingin menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Bukannya mendapat simpati, aksi kedua gadis itu justru menuai kritik. Pengguna Weibo justru mempertanyakan seberapa besar kerusakan yang diakibatkan oleh keduanya karena menggunakan plastik sebagai kemasan. Ada juga menyebut penjualan udara segar itu merupakan penipuan.
“Pemasaran yang menipu. Udara itu milik bumi. Bagaimana bisa membuatnya menjadi aset pribadi dan menjualnya,” tulis warganet.(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari