Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Konferensi Pers Terkini Identifikasi Jenazah Korban Lion Air JT610 (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Tim DVI (Disaster Victim Identification) Mabes Polri hingga hari kedua kecelakaan Lion Air JT610 belum dapat mengidentifikasi korban pesawat yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat itu.
Kapusdokkes Polri, Brigjen Arthur Patim, mengatakan proses dari 87 potongan tubuh yang diterima dalam 24 kantong jenazah, belum ada satupun yang teridentifikasi hingga Selasa (30 Oktober 2018) sore.
" Hari ini belum bisa identifikasi satu pun korban dari 24 kantong jenazah yang kita terima sampai siang tadi," kata Arthur, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa 30 Oktober 2018.
Dalam proses pengenalan jenazah, Arthur menyebut Tim Forensik Polri telah mendapatkan 185 data ante-mortem. Dari jumlah itu, sebanyak 147 sudah diambil sampel DNA.
Arthur menjelaskan belum adanya jenazah yang teridentifikasi lantaran masih menunggu hasil tes DNA. Uji DNA dibutuhkan untuk memastikan kecocokan fisik antara korban dengan keluarga.
" Paling cepat empat hingga delapan hari," ujar dia.
Hingga berita ini dibuat, dilaporkan sebanyak 35 kantong jenazah telah diterima RS Polri.
Sementara itu Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berharap proses identifikasi DNA dan sidik jari berjalan baik. Budi menilai pekerjaan ini penting untuk proses identifikasi dan penyerahan jenazah korban ke keluarga.
" Bersama dengan itu juga tes DNA dan sidik jari penting banget untuk berikan suatu dasar bukti bagi jasa raharja berikan asuransi," ujar Budi.
Managing Director Lion Group, Daniel Putut Kuncoro Adi, berjanji memberikan informasi terkini kepada keluarga korban
" Kami akan sampaikan info-info ter-update sehingga tidak ada info simpang siur," ujar Daniel.
Daniel mengatakan saat ini terdapat 209 keluarga korban yang mencari informasi di RS Polri. Pihaknya telah menyiapkan fasilitas penginapan, akomodasi dan transportasi bagi keluarga korban hingga proses identifikasi selesai.
" Kami imbau keluarga korban yang masih belum teridentifikasi tidak berlama-lama di sini. Jadi kami persilakan tunggu di hotel. Kami siapkan family assistant sebanyak 180 orang," kata Daniel.(sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya