Hujan Es Terjadi di Kawasan Jakarta Pusat

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 22 November 2018 16:40
Hujan Es Terjadi di Kawasan Jakarta Pusat
Kejadian hujan es atau hujan lebat lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba.

Dream - Hujan deras disertai angin kencang melanda Jakarta Pusat dan sekitarnya, Kamis, 22 November 2018. Tak seperti biasanya, hujan deras dan angin kencang itu disertai es.

Dari rekaman video instagram yang diunggah warganet hujan es terpantau di sekitar Semanggi, Plaza Indonesia, dan sekitar Jalan MH Thamrin. Pemilik akun @harlis_gie yang mengunggah video hujan es terkejut dengan fenomena ini.

"Hujan batu es, bos," kata dia diunggah di akun Instagram @jktinfo, Kamis, 22 November 2018.

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) fenomena hujan es merupakan fenomena alamiah yang biasa terjadi. Kejadian hujan es atau hujan lebat lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba.

"Baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya," tulis BMKG di laman resminya.

BMKG menyebut beberapa indikasi terjadinya hujan lebat atau es disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat. Sebelum fenomena alam ini terjadi, biasanya udara pada malam hari hingga pagi terasa panas dan gerah.

 
 
 
View this post on Instagram

Kamis, 22 November | Hujan deras dengan butiran es di sekitaran Semanggi. Di wilayah kamu juga kah?? video @harlis_gie #jktinfo

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo) on

Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (> 4.5 derajat Celcius) disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60 persen).

"Mulai pukul 10.00 terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis - lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu - abu menjulang tinggi seperti bunga kol," tulis BMKG.

Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus. Pepohonan disekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat. Terjadi pula sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri. (ism)

Beri Komentar
Bikin Geleng-geleng Kepala, 3 Mobil Ini Sukses Terjang Banjir