Mahfud MD: Polri Harus Terus Terbuka pada Opini Publik

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 2 Juli 2020 15:02
Mahfud MD: Polri Harus Terus Terbuka pada Opini Publik
"Polri harus terus menerus terbuka terhadap kritik, masyarakat juga jangan segan memberikan masukan dan kritik pada polisi,"

Dream - Menko Polhukam Mahfud Md menyampaikan selamat Hari Bhayangkara kepada seluruh anggota kepolisian RI. Mahfud berharap Polri semakin baik dan tetap terbuka pada opini publik.

" Polri harus terus menerus terbuka terhadap kritik, masyarakat juga jangan segan memberikan masukan dan kritik pada polisi," kata Mahfud, Rabu 1 Juli 2020.

Menurut dia, Polri sebagai alat negara memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat penting.

" Bayangkan kalau satu negara polisi dan tentaranya terhenti selama setengah jam saja, negara bisa bubar. Tidak ada yang mengamankan, maka orang bisa bertindak brutal, kriminal berat dan tindakan teror lainnya," jelas Mahfud.

Untuk itu dia meminta agar masyarakat bisa memberikan kritik yang konstruktif agar tidak merusak keberadaan Polri.

" Bahwa harus diperbaiki itu iya. Tetapi Polri sendiri harus pada komitmen sebagai abdi negara dan abdi bangsa yang siap menjaga NKRI," pungkas dia.

1 dari 4 halaman

Pesan Jokowi di Hari Bhayangkara

Presiden Jokowi menekankan sejumlah hal penting di peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara yang jatuh pada hari ini, Rabu 1 Juli 2020.

Salah satunya, meminta seluruh anggota Polri terus mengawal penanganan Covid-19 dan menindak tegas siapa saja yang berani memperkaya diri lewat bantuan bagi warga yang terdampak pandemi Corona.

" Bila ada mens rea-nya ya harus ditindak, silakan digigit saja. Apalagi situasi krisis seperti ini tidak boleh ada satu pun yang main-main," tegas Jokowi.

Lewat kanal YouTube Setpres, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menginstruksikan kepada seluruh institusi Polri yang ada di Indonesia untuk melakukan reformasi diri secara total dengan membangun sistem yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, Jokowi ingin Polri menerapkan tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

(Sumber: Liputan6.com)

2 dari 4 halaman

Pesan Jokowi di HUT Bhayangkara: COVID-19 Cobaan Berat, Jangan Nyerah

Dream - Saat memimpin upacara hari ulang tahun ke-74 Bhayangkara, Jokowi kembali menyampaikan bahwa Indonesia tidak boleh kalah dan menyerah dalam menhadapai pandemi Covid-19.

" Sebagai bangsa pejuang kita tidak boleh cepat menyerah, pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, merupakan cobaan yang berat," ujar Jokowi saat memimpin upacara secara virtual, Rabu 1 JUli 2020.

Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu berharap, Polri dan seluruh masyrakat tetap semangat dan bersama-sama berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Permasalahan yang perlu diutamakan saat ini adalah kesehatan dan ekonomi.

" Kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras untuk mengatasi permasalahan kesehatan maupun permasalahan ekonomi," jelas Jokowi.

3 dari 4 halaman

Peran Strategis Polri Tekan Persebaran COVID-19

Jokowi percaya, bila kerja sama mengatasai Covid-19 terus dilakukan Polri dan masyarakat, maka angka penularan virus dapat ditekan. Utamanya, dalam medisiplinkan protokol kesehatan, penyaluran bantuan sosial, dan menjaga ketertiban umum.

" Kehadiran dan keterlibatan seluruh jajarannya sangat-sangat dibutuhkan, Polri ikut aktif terlibat mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial dan tentu keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif tetap aman dan damai," Jokowi menandasi.

Sumber: Liputan6.com 

4 dari 4 halaman

Jokowi percaya, bila kerja sama mengatasai Covid-19 terus dilakukan Polri dan masyarakat, maka angka penularan virus dapat ditekan. Utamanya, dalam medisiplinkan protokol kesehatan, penyaluran bantuan sosial, dan menjaga ketertiban umum.

" Kehadiran dan keterlibatan seluruh jajarannya sangat-sangat dibutuhkan, Polri ikut aktif terlibat mengajak masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial dan tentu keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif tetap aman dan damai," Jokowi menandasi.

Sumber: Liputan6.com 

Beri Komentar