Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ibu Meninggal Sebelum Acara, Mempelai Pria Gelar Pernikahan Sekaligus Pemakaman
Dream - Pernikahan dan pemakaman merupakan dua hal yang sangat berbeda. Jika di acara pernikahan ada kebahagiaan, maka sebaliknya di acara pemakaman.
Namun apa jadinya jika acara tersebut digelar bersamaan? Seperti pernikahan berikut ini yang mencuri perhatian karena digelar bersamaan dengan pemakaman.
Ternyata ada kisah menyedihkan di baliknya yang membuat kedua acara tersebut diadakan secara bersamaan.
Dilansir eva.vn, pengantin pria asal Shaanxi, China, harus mengalami kejadian menyedihkan menjelang hari pernikahannya. Sang ibu yang seharusnya hadir di pernikahan justru mendadak meninggal sebelum putranya itu menikah.
Ibu mempelai pria itu kabarnya memang sengaja pulang kerja lebih awal untuk membersihkan rumah dan mempersiapkan hari besar sang putra.
Namun tak disangka saat ibunya itu naik ke atap untuk menyapu dedaunan, ia tak sengaja terjatuh dan meninggal.
Mengetahui kabar tersebut calon pengantin pria sangat terkejut dan sedih. Karena hari pernikahannya sudah dekat, ia tak mungkin menundanya. Sementara pemakaman sang ibu juga tak bisa ditunda.

Menurut adat setempat, setelah mengadakan upacara pemakaman, pihak keluarga harus menunggu tiga tahun untuk menggelar acara pernikahan.
Dan akhirnya setelah berpikir, mempelai pria dan keluarganya memutuskan untuk menggelar pernikahan dan pemakaman di hari yang sama.
Pengantin wanita dan keluarganya juga terkejut mendengar berita tersebut. Ia pun menyetujui apapun keputusan calon suaminya itu.

Pada hari pernikahan, mempelai tidak mengenakan pakaian pengantin. Keduanya hanya mengenakan selendang berwarna merah.
Dekorasi rumah juga dibuat sederhana dan keduanya memutuskan untuk tidak mengadakan resepsi pernikahan yang mewah,
Pasangan pengantin kemudian melakukan ritual pernikahan seperti biasa. Setelah selesai, keduanya menghampiri peti mati sang ibu dan membungkuk.

Pemakaman pun dilakukan dengan bantuan kerabat dan tetangga. Kisah pasangan pengantin itu pun viral di media sosial dan mengundang berbagai komentar.
Beberapa ada yang menanyakan mengapa keluarga mempelai pria tetap memutuskan untuk mengadakan pernikahan dan pemakaman secara bersamaan. Apakah mereka tidak takut akan mendapat nasib buruk karena hal itu.
Namun belakangan orang yang tinggal di desa yang sama dengan pengantin pria mengungkapkan bahwa mengadakan acara pernikahan dan pemakaman secara bersamaan sebenarnya sudah menjadi hal biasa di sana.
Itu merupakan salah satu cara untuk mengingat orang yang sudah meninggal dan sama sekali tidak tabu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam