Ilmuwan Google: Manusia Bisa 'Hidup Abadi' Mulai 2029

Reporter : Eko Huda S
Jumat, 22 April 2016 17:01
Ilmuwan Google: Manusia Bisa 'Hidup Abadi' Mulai 2029
Bagaimana bisa?

Dream - Pemikiran mencengangkan dikeluarkan seorang futurisme yang juga ilmuwan Google, Ray Kurzweil. Menurut dia, tak lama lagi manusia bisa hidup abadi dengan bantuan robot.

Bagaimana bisa?

Menurut Kurzweil, di masa mendatang robot yang berukuran sangat kecil bisa ditanam di dalam pembuluh darah, sehingga bisa membantu sistim kekebalan tubuh untuk memerangi penyakit.

Dan semua itu akan terjadi tak lama lagi. Dia memperkirakan tak lebih dari tiga dekade lagi masa itu akan benar-benar terjadi.

“ Pada tahun 2020-an, kita akan mulai menggunakan nanobots –robot ukuran sangat kecil– untuk melengkapi kinerja sistem kekebalan tubuh,” kata Kurzweil, dikutip Dream dari Business Insider, Jumat 22 April 2016.

Dia menambahkan, sistim kekebalan tubuh manusia sungguh besar. Namun berkembang selama ribuan tahun yang lalu, sesuai dengan kondisi berbeda-beda yang dihadapi.

Meski demikian, dia mengatakan, sistim kekebalan tubuh manusia punya kelemahan. Mengalami alergi, penyakit autoimun, dan lain sebagainya, termasuk kanker.

“ Sistim kekebalan tubuh Anda, misalnya, melakukan pekerjaan yang buruk pada kanker,” tutur Kurzweil.

Dia menambahkan, sistim kekebalan tubuh manusia tidak menganggap kanker sebagai musuh. Selain itu juga tidak bekerja baik pada retrovirus.

“ Ini tidak bekerja baik pada hal-hal yang cenderung mempengaruhi kita pada kemudian hari, karena tidak untuk umur panjang.”

Lantas, apa solusi Kurzweil? Nanobot yang bisa bertindak sebagai sel T –tipe sel darah dalam sistem kekebalan manusia. Sel T disebut bisa menghancurkan sel kanker, sehingga bisa memberi kesempatan pada seseorang untuk menerima perawatan.

Ini adalah ide yang digunakan oleh peneliti dalam immunotherapies kanker tertentu. Namun, Kurzweil tidak ingin memanfaatkan sel T yang dimiliki tubuh manusia, tapi menggunakan nanobots sebagai gantinya. “ Mereka seukuran sel darah dan cukup cerdas,” kata dia.

“ Saya benar-benar melihat salah satu dari sel T saya menyerang bakteri pada slide mikroskop. Kita bisa memiliki satu yang diprogram untuk menangani semua patogen dan bisa mengunduh software baru dari internet jika muncul musuh jenis baru, seperti virus biologis.”

Gagasan ini memang seperti film fiksi ilmiah di bioskop-bioskop. Yang mungkin di antara kita pernah melihat, ada robot yang berjalan-jalan dalam aliran darah kita.

Namun, ini bukan hal yang mustahil. Dalam beberapa penelitian, teknologi nanobot tengah dikembangkan, meski belum ada laporan hasil uji coba pada manusia.

Kurzweil memprediksi, teknologi ini akan bisa digunakan sebelum tahun 2045. Teknologi tersebut, kata dia, dapat memperpanjang harapan hidup manusia.

“ Saya percaya kita akan mencapai titik di sekitar 2029 ketika teknologi medis akan menambah satu tahun tambahan setiap tahun untuk harapan hidup Anda,” kata dia.

Ilmu pengetahuan memang diciptakan untuk membantu kehidupan manusia. Namun yang jelas, tak akan ada yang abadi di muka Bumi ini.... Menurut Anda?

1 dari 2 halaman

Wow, Vladimir Putin Ternyata Hidup Abadi?

Dream - Presiden Rusia, Vladimir Putin, akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat dunia sejak insiden penembakan pesawat Rusia oleh Turki beberapa waktu lalu.

Perbincangan mengenai Putin semakin panas saja setelah foto 'kembaran' Putin beredar di media sosial Rusia.

Dilansir dari Mirror, foto pertama kembaran Putin diambil tahun 1920. Dalam foto tersebut menampilkan sosok prajurit Rusia mirip Putin. Foto berikutnya menampilkan sosok pilot mirip Putin yang diambil pada 1941.

" Apakah foto-foto ini membuktikan Vladimir Putin abadi?" tulis Mirror.

Para penganut paham teori konspirasi mungkin akan berpikiran demikian. Bahkan beberapa di antara mereka yakin Putin adalah drakula yang melegenda.

Situs UFO Disclose.tv mengatakan, " Dalam jejaring sosial beredar foto dari tahun 1920 dan tahun 1941 yang beberapa orang mengklaim adalah gambar dari Presiden Rusia Vladimir Putin."

Mereka yakin Putin tidak hanya punya taring panjang, tetapi juga hidup ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu. Bahkan ada yang bilang Putin mungkin adalah Vlad the Impaler sendiri, yang lahir tahun 1431 dan dikenal sebagai drakula. (Ism) 

2 dari 2 halaman

Suntik Bakteri Hidup Abadi, Ilmuwan Rusia Merasa Lebih Kuat

Dream - Seorang ilmuwan Rusia mengklaim merasa lebih kuat dan sehat setelah menyuntikkan bakteri 'kehidupan abadi' pada dirinya sendiri.

Ilmuwan bernama Anatoli Brouchkov itu rela menjadi kelinci percobaan untuk bakteri yang diduga berusia 3,5 juta tahun.

Kepala Departemen Geocryology di Moscow State University itu memang sedang mencari kunci untuk awet muda. Selama ini, Anatoly telah menjadi kelinci percobaan manusia untuk beberapa bakteri yang mungkin bisa menjadi kunci yang memungkinkan manusia bisa berumur panjang.

Bakteri bernama Bacillus F yang disuntikkan Brouchkov sungguh luar biasa karena bisa tetap hidup dalam keadaan membeku selama jutaan tahun.

Para ilmuwan biasanya melakukan uji coba dengan tikus dan sel darah manusia. Tapi sepertinya itu tidak cukup bagi Brouchkov. Dia memutuskan untuk menyuntikkan bakteri tersebut terhadap dirinya.

" Saya bisa bekerja lebih lama, saya tidak pernah punya flu selama dua tahun terakhir," katanya. " Setelah percobaan sukses pada tikus dan lalat buah, saya pikir akan menarik untuk mencobanya sendiri," katanya kepada The Siberian Times.

Dia tidak berpikir akan bahayanya karena jejak bakteri tersebut sebenarnya sangat banyak ditemui di perairan di wilayah Republik Sakha, bagian dari Federasi Rusia, yang dihuni oleh suku Yakut.

" Setelah lapisan es mencair, saya kira bakteri yang ada di dalamnya masuk ke lingkungan, ke dalam air, sehingga penduduk setempat, orang-orang Yakut, untuk waktu yang lama mengkonsumsi bakteri ini bersama dengan air. Mereka tampaknya hidup lebih lama dari beberapa negara lain. Jadi tidak ada bahaya bagi saya."

Meski bukan percobaan ilmiah yang tepat, tapi Brouchkov mengatakan bahwa bakteri Bacillus F memiliki efek positif pada dirinya.

" Ini tidak mewakili percobaan secara ilmiah, jadi saya tidak bisa menggambarkan efek tersebut secara profesional. Tapi cukup jelas bagi saya bahwa saya tidak pernah flu selama dua tahun. Mungkin ada beberapa efek samping, tetapi harus ada beberapa peralatan medis khusus untuk menemukannya. Tentu saja, percobaan tersebut perlu dilakukan di klinik, dengan peralatan khusus dan statistik. Kemudian kita bisa mengatakan dengan jelas tentang semua efek dari bakteri ini."

Jika bakteri tersebut benar-benar bekerja dan para ilmuwan dapat meningkatkan kekuatannya, kemungkinan akan membuat seseorang menjadi sangat kaya.

Brouchkov mengatakan bahwa dia dan timnya masih melakukan percobaan pada bakteri Bacillus F. " Kami harus mengetahui bagaimana bakteri ini mencegah penuaan. Saya pikir itulah yang harus dikembangkan. Kami harus mencari tahu apa yang membuatnya tetapi hidup dan bagaimana memanfaatkan itu untuk keuntungan kita sendiri."

Bakteri Bacillus F juga dapat menjadi kunci bagi kesuburan karena dalam percobaan terhadap tikus betina tua, binatang ini bisa mereproduksi lagi setelah dinyatakan mandul. Selain itu, bakteri ini juga bisa menyembuhkan tanaman yang sakit.

Beri Komentar