CONNECT WITH US!

Indonesia Kecam Klaim AS Atas Yerusalem

Reporter : Maulana Kautsar | Kamis, 7 Desember 2017 12:20
Presiden Joko Widodo Mengecam Klaim Sepihak AS
"Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten mendukung rakyat Palestina," kata Jokowi.

Dream - Jokowi mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu meminta Trump mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

" Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel," kata Jokowi di Istana Bogor, Kamis 7 Desember 2017.

Jokowi menegaskan, pengakuan sepihak AS itu telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Selain itu, dukungan itu juga dapat mengguncang stabilitas keamanan dunia.

" Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten untuk bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945," ucap Jokowi.

Dia menambahkan, pemerintah Indonesia dan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera mengadakan sidang khusus atas pengakuan sepihak itu. " Dan meminta PBB untuk segera bersidang menyikapi pengakuan sepihak AS," ujar dia.

Keinginan Jokowi agar OKI segera menggelar sidang khusus, sama dengan sikap Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Sejak isu pengakuan AS bergulir, Erdogan mengajak seluruh anggota OKI bersidang di Istanbul, Turki pada 13 Desember 2017.

Erdogan melalui juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalim, mengatakan seluruh anggota OKI harus datang bersama untuk menunjukkan aksi dan koordinasi menanggapi keputusan AS.

" Yerusalem merupakan kehormatan kita, masalah bersama kita, dan seperti yang sudah disampaikan Presiden Erdogan kemarin, Yerusalem merupakan 'garis merah' kita," kata Kalin, kepada Daily Sabah.

Pengakuan Ashanty Hampir Berpisah Dari Anang Hermansyah