Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Muslim asal Indonesia banyak yang menjalani ibadah puasa Ramadan di Tanah Suci. Tetapi, umat Islam di Tanah Air perlu memahami beberapa imbauan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi.
Dikutip dari Arab News, Rabu 15 Mei 2019, pemerintah Saudi menerbitkan tips untuk memberi kesadaran para jemaah. Kemenkes Saudi menyebut, tips tersebut yaitu termasuk pilihan makanan yang sempurna untuk menghindari dehidrasi.
Beberapa makanan yang dianjurkan saat sahur antara lain, sayuran dan buah-buahan, dan karbohidrat kompleks seperti roti cokelat yang berkontribusi untuk menstabilkan kadar gula darah.
Pilihan makanan ini karena selama di Arab Saudi umat Islam akan berpuasa dengan durasi 15 jam. Lebih lama dari waktu puasa di Tanah Air yang rata-rata hanya 12 jam.
Kemenkes Saudi menyarankan ke jemaah untuk berbuka puasa dengan kurma, sup, dan makanan ringan yang kaya vitamin dan mudah dicerna.
Selain itu, keanekaragaman bahan makanan juga sangat penting. Beberapa makanan dengan bahan-bahan kaya protein semisal daging dan produk susu berkontribusi untuk mengembalikan tenaga usai seharian puasa.
Jemaah perlu menghindari minuman semisal jus instan, kalengan, dan bubuk minuman segar. Minuman itu mengandung banyak gula, pewarna dan rasa buatan, dan memiliki nilai gizi yang buruk.
Glukosa yang terkandung dalam minuman semacam itu mungkin menawarkan bantuan jangka pendek, tetapi juga akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang menyebabkan kelelahan dan dehidrasi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya