Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Smartphone. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Belakangan ini dunia tengah dilanda demam gadget. Terlebih ponsel pintar (smartphone). Setidaknya saat ini satu orang memiliki satu smartphone.
Bahkan, ada juga yang ikut-ikutan membeli gadget agar dikatakan mengikuti perkembangan zaman.
Celah ini dimanfaatkan beberapa oknum. Mereka pun membuat replika brand smartphone terkenal, seperti Samsung. Tiruan yang dibuat mirip mendekat aslinya ini disebut dengan supercopy.
Kesempatan ini nampaknya membuat beberapa oknum memanfaatkannya dengan hal yang buruk. Mereka membuat copy dari gadget merek terkenal seperti Samsung kemudian mereka membuat replikanya, atau bisa disebut dengan smartphone supercopy.
Konsumen pun harus cerdas dan teliti sebelum membeli ponsel canggih. Salah-salah, konsumen bisa tertipu. Yang ingin dibeli itu ponsel asli, tapi yang terbeli adalah ponsel aspal (asli tapi palsu). Ada ciri-ciri yang membedakan ponsel asli dengan ponsel palsu.
Pertama adalah tampilan fisik. Smartphone baru, misalnya Samsung Galaxy S4, memiliki balutan plastik bening, sedangkan yang tiruan tidak.
Baca selengkapnya di sini. (Ism)
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya