Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kesedihan dan kepiluan dialami Aiptu DS. Dia harus mendapati sang buah hati tewas secara mengenaskan di tangan istrinya.
DS mengetahui kejadian tersebut ketika pulang ke rumah kontrakan di Jalan Jaya Nomor 24, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, usai dinas. Waktu itu, dia tiba di rumah sekitar pukul 19.40 WIB.
" Sampai di rumah, mengetahui rumahnya tidak dapat dibuka, karena rumahnya adalah rumah kontrakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 3 Oktober 2016.
" Kemudian karena nggak bisa dibuka, DS mencari pemilik dan mengatakan rumahnya harus didobrak, kemudian cari obeng dan diizinkan," tambah dia.
Awi mengatakan, DS mengetahui kondisi anaknya setelah berhasil mendobrak pintu. " Setelah didobrak, dia (DS) menemukan anaknya yang kedua, umur 1 tahun, dalam keadaan tidak bernyawa," ungkap dia.
Di saat bersamaan, kata Awi, DS juga menemukan sebilah pisau berlumuran darah dan beberapa bagian tubuh anaknya terpotong.
" Setelah melihat anaknya tewas DS langsung shock dan meminta bantuan ke warga sekitar, dan anak perempuannya usia 2 tahun diamankan oleh pak RT," ucap dia.
Saat ini, istri DS, M, tengah berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan psikologis. Pada saat pemeriksaan, M tidak bisa memberikan keterangan dan terlihat depresi.
" Untuk pelaku sudah dilakukan pengamanan dan dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya