Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Inikah Bayi Tertua Di Dunia, Lahir Dari Embrio Yang Dibekukan 28 Tahun (Shutterstock)
Dream - Tidak semua wanita dikaruniai kemampuan untuk hamil dengan mudah. Beberapa memiliki kendala yang menghambat tumbuhnya janin dan membuatnya harus menunggu bertahun-tahun.
Namun seiring berkembangnya zaman, hal ini tidak menjadi hambatan bagi seorang wanita yang ingin memiliki anak dengan mudah.
Program bayi tabung, inseminasi, dan induksi ovulasi, menjadi beberapa cara yang dapat dilakukan. Salah satu bagian dari program bayi tabung adalah pembekuan embrio.
Pada program ini, embrio akan dibekukan dan disimpan agar bisa digunakan jika suatu saat pemiliknya memutuskan untuk memiliki momongan ataupun jika ingin diserahkan kepada calon ibu lainnya.

Kisah pembekuan embrio yang dialami oleh ibu berikut ini menjadi salah satu contoh betapa efektifnya program tersebut.
Dilansir New York Times, seorang guru sekolah dasar di Knoxville, Tennessee, bernama Tina Gibson melahirkan seorang putri yang berasal dari embrio hasil donasi dari pasangan di sebuah klinik di Midwest.
Embrio tersebut dikabarkan telah dibekukan sejak 14 Oktober 1992. Kala itu, Tina masih berusia dua tahun.

Bayi cantik yang diberi nama Molly lahir dengan berat 6 pon 13 ons pada Oktober 2020. Kelahiran ini berhasil memecahkan rekor embrio beku terlama yang berhasil dilahirkan.
Rekor sebelumnya menurut Pusat Donasi Embrio Nasional di Tennessee merupakan kakak dari Molly, Emma, pada tahun 2017. Embrio Emma juga dibekukan dan berasal dari pasangan yang sama.
“ Kami merasa sangat diberkati karena Tuhan sudah lama memutuskan mereka untuk menjadi bagian dari keluarga kami,” kata Gibson.
“ Saya tidak bisa membayangkan memiliki anak lain selain anak-anak ini. Mereka telah ditakdirkan untuk menjadi milik kita,” lanjutnya.
Embrio Molly mulai dibekukan pada 14 Oktober 1992, kemudian dicairkan pada Februari 2020. Direktur Perpustakaan Medis Universitas Tennessee Preston, Martha Earl, mengatakan, embrio Molly menjadi embrio beku terlama yang berhasil dilahirkan.
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A