Penampakan Bus Pertama Pengangkut Jemaah Haji

Reporter : Eko Huda S
Senin, 20 Juni 2016 11:26
Penampakan Bus Pertama Pengangkut Jemaah Haji
Kendaraan bermotor ini secara perlahan menggeser peran unta yang saat itu menjadi moda transportasi utama.

Dream - Sejumlah media massa dan pengguna media sosial di Arab Saudi tengah ramai membincangkan bus pertama yang digunakan untuk mengangkut jemaah haji di Mekah. Bus itu pertama kali digunakan pada 86 tahun silam.

Dikutip Dream dari laman Emirates 24/7, Senin 20 Juni 2016, kendaraan bermotor ini secara perlahan menggeser peran unta yang saat itu menjadi moda transportasi utama.

Tak hanya di Saudi, para jemaah yang datang dari berbagai negara di sekitarnya datang dengan menunggang unta. Mereka harus menempuh perjalanan berbulan-bulan.

 Penampakan Bus Pertama Pengangkut Jemaah Haji

Dengan bus perdana itu, jemaah haji, baik yang datang dari dalam maupun luar Saudi yang melakukan perjalanan di Mekah maupun Madinah beralih menggunakan bus. 

1 dari 2 halaman

Misteri Pria Buta Bisa Melihat Kembali Usai Salat di Mekah

Dream - Seorang pria tua menggemparkan jemaah yang berada di dekatnya ketika tiba-tiba berdiri sambil menjerit dan menangis, usai salat asar di Mekah, kemarin.

Berulang kali pria itu meneriakkan rasa syukur kepada Allah, sehingga membuat semua orang di sekelilingnya tertarik ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.

" Ya Allah, mataku sudah bisa melihat, aku sudah bisa melihat, Allahuakbar," teriak pria tua tersebut yang mengklaim dirinya selama ini buta, namun tiba-tiba diizinkan Allah untuk melihat lagi pada malam itu.

Hal ini membuat orang sekeliling pria tua rama-ramai mengucapkan selamat dan memuji-muji kebesaran Tuhan terhadap hambanya.

Salah seorang saksi merekam aksi orang itu sebelum mengunggahnya ke situs sosial sehingga dalam waktu sekejap saja video itu menjadi viral. Kebanyakan halaman Facebook tentang Islam ikut membagikan video tersebut.

Namun ada yang mengatakan aksi pria tua itu hanya pura-pura. Beberapa netizen mengklaim aksi pria dalam video tersebut sebenarnya cuma akting seorang pencuri profesional, yang mencoba melepaskan diri dari hukuman namun tidak berhasil ketika dia tetap ditahan tak lama setelah itu.

Memang, jika dilihat kembali pada rekaman, pria tua tersebut jelas sekali memakai jam tangan.

Untuk saat ini tak dapat dipastikan mana yang benar tentang video yang sedang viral ini. Apakah pria itu buta dan tiba-tiba bisa melihat ketika salat Ashar, atau pun semua ini cuma akting belaka. Wallahua'lam. (Ism) 

2 dari 2 halaman

Terkuak! Rute Pasukan Gajah Penghancur Kabah

Dream - Jejak-jejak pasukan gajah Abrahah yang ingin menghancurkan Kabah mungkin tak lama lagi bakal terkuak. Peluang ini muncul ketika sekelompok peneliti muda Arab Saudi mencoba menelusuri jejak-jejak jalur pasukan gajah itu. 

Dalam salah satu ayat AlQuran dikisahkan adanya pasukan bergajah yang dipimpin Gubernur Yaman, Abrahah. Berkat perlindungan Allah, Kabah bisa selamat dari serangan itu setelah munculnya burung-burung yang menjatuhkan batuan dari kakinya.

Dikisahkan pasukan Abrahah itu membawa 13 ekor gajah untuk menghancurkan Kabah.

" Tak pernah jatuh batu yang menimpa pasukan kecuali terlarut dagingnya dan hancur berkeping-keping... Abrahah Al-Ashram melarikan diri sementara badanya terbakar serta hancur berkeping-keping dan meninggal dalam perjalanannya kembali ke Yaman," kata pengkaji AlQuran abad ke-14 masehi, Ibn Kathir.

Selama penelurusan melelahkan ini, para peneliti muda Saudi melintasi gunung dan gurun. Mereka juga mengabadikan foto-foto dari lokasi bersejarah. Dimulai dari utara Najran hingga ke timur Asir, dan bagian barat kota Baha.

Beberapa situs penting dalam pencarian ini adalah prasasti gajah di bebatuan daerah pegunungan Al Qahr, sebelah tenggara Tathlith. Temuan berharga lain adalah sumur tua di Hafaer sebelum timur Asir, dan jalan beraspal di dekat Kara di Aqeeq wilayah Baha.

Kepala Departemen Geologi dari Universitas King Saud, Arab Saudi, Mohammed Al-Amry mengkau telah melihat pola rute Abrahah dan pasukan di Tahlith dan Baha.

" Pasukan Abrahah telah melewati perisai Arab yang terdiri dari batu-batuan, serta terdapat tulisan dalam bahas Humairiya di beberapa gunung," katanya seperti dikutip Dream.co.id dari laman Arabnews, Kamis, 9 Oktober 2014.

Menurut sumber sejarah Islam disebutkan, Abrahah yang beragama Kristen dilaporkan telah membangun gereja mirip Kabah di Sanaa. Abrahah ingin menjadikan Sanaa sebagai tempat jiarah penduduk Arab, bukannya Kabah. Harapannya, Yaman bisa memperoleh keuntungan dari aktivitas perdagangan. Rencana inipun disampaikan ke Raja Ethiopia dan usul itu disetujui. (Ism)

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup