7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Foto: Shutterstock)
Dream - Begitu banyak amalan sunah yang dianjurkan waktu Subuh. Mungkin kita hanya mengenal sholat sunah qabliyah Subuh atau juga dikenal dengan sholat sunah Fajar.
Padahal, amalan sunah masih ada lagi. Salah satunya berbaring miring ke kanan.
Amalan sunah ini dikerjakan sejenak setelah selesai sholat sunah qabliyah hingga sholat Subuh. Jadi tidak terlalu lama.
Amalan ini merupakan salah satu sunah Rasulullah Muhammad SAW. Setiap kali selesai sholat sunah qabliyah dan sebelum sholat Subuh, Rasulullah selalu berbaring miring ke kanan.
Hal ini terjelaskan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Aisyah RA.
Apabila Nabi Saw telah shalat dua rakaat (sebelum) Shubuh, beliau berbaring di atas sisi tubuhnya yang kanan.
Ketika berbaring ke kanan, dianjurkan membaca doa berikut.

Allahumma rabba jibrila wa mikaila wa israfila wa 'izraila wa hamalatil 'arsy wa muhammadin. Allahumma ajirni minan naari (7x). Allahumma adkhilnil jannata (7x). Al-mauta, al-mauta, allahumma kama hakamta 'alayya bil mauti an takfiyani syara sakaratil mauti.
Artinya,
Ya Allah, Tuhan Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, para malaikat pembawa ‘Arasy, dan Nabi Muhammad. Ya Allah, lindungilah aku dari neraka. Ya Allah, masukkanlah aku ke dalam surga. Aduh mati, aduh mati. Ya Allah, sebagaimana Enkau tetapkan aku mati, maka cukupkan aku dari buruknya sakaratul maut.
Sumber: Bincang Syariah
Berikut jadwal imsak 5 Mei 2020 untuk Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Kredit: Bimasislam.kemenag.go.id

Kredit: Bimasislam.kemenag.go.id

Kredit: Bimasislam.kemenag.go.id
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?