Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Potret Keluarga Iptu Andika (Foto: Instagram)
Dream - Menjabat sebagai seorang Kapolsek termuda membuat sosok Iptu Rachmat Andika Prasetyo disoroti publik. Pria 28 tahun, ia telah menjadi kapolsek termuda di wilayah Polda Kalimantan Timur.
Iptu Andika berasal dari sebuah keluarga tak sembarangan. Dia merupakan anak seorang polisi. Keluarganya memang sangat lekat dengan korps Bhayangkara. Lihat saja foto mereka saat keluarga besar Iptu Andika 'reuni' di Istana Negara.
Pada 2019, diketahui adik Iptu Andika berhasil menyelesaikan pendidikannya di Akademi Kepolisian (Akpol). Dalam akun Instagram pribadinya, @rachmatandika, ia membagikan potret memperlihatkan momen kelulusan adik laki-lakinya bersama keluarga besar.
Dalam momen kelulusan sang adik dari pendidikan Akpol, terlihat keluarga menghadiri acara tersebut. Mereka kemudian berpotret dengan wajah yang berbinar-binar.
Ekspresi wajah yang nampak seolah mengibaratkan rasa bahagia serta bangga kepada sang adik yang berhasil menyelesaikan pendidikannya di Akpol.

Kapolsek termuda yang berdinas di wilayah Polda Kalimantan Timur tersebut, sontak melakukan reuni keluarga di Istana Negara sembari merayakan pelantikan sang adik.
" No family is perfect. We argue, we fight, we even stop talking to each other at times. But, in the end, family is family, the love will always be there," tulis Iptu Andika sebagai keterangan unggahan.

Pria yang saat ini menjadi orang nomor satu di Polsek Tenggarong ini mempunyai keluarga yang ternyata satu profesi.
Seperti dilansir dari kanal Youtube nomorsatu kaltim, ayah dari Iptu Andika merupakan salah seorang anggota Polisi berpangkat Kombes yang bertugas di Baharkam Mabes Polri.
" Di keluarga, Alhamdulillah bapak saya anggota polisi juga yang sekarang berdinas di Baharkam (Badan Pemelihara Keamanan Polri)," ujar Iptu Andika.
Sumber: merdeka.com

Iptu Andika menjadi salah satu anggota polisi yang sukses mencuri perhatian publik. Di usianya yang masih menginjak 28 tahun, Andika sudah diberi kepercayaan mengemban jabatan sebagai Kapolsek. Alhasil, ia menjadi Kapolsek termuda di Kalimantan Timur.
“ Nama saya Rachmat Andika Prasetyo pangkat Iptu. Saya di sini berdinas sebagai Kapolsek Tenggarong. Saya lahir di Denpasar tanggal 11 Juli 1992. Saya sekarang 28 tahun, saya keturunan Jawa,” kata Iptu Andika memperkenalkan diri dalam akun YouTube nomorsatu kaltim.
Untuk bisa menjadi Kapolsek, Andika tentu melewati sederet jabatan lainnya. Pria lulusan Akpol tahun 2015 ini sudah malang melintang pulau dalam berdinas. Hingga pada akhirnya diberi kepercayaan menjadi Kapolsek Tenggarong.
“ Saya lulus Akpol tahun 2015. Setelah pendidikan Akpol, saya penempatan di Polda Banten. Saya penempatan lagi di Polres Pandeglang selama kurang lebih 2 tahun. Saya pindah ke Polres Cilegon, kurang lebih di Polres Cilegon 7 bulan. Dan syukur Alhamdulillah saya lanjut sekolah ke PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian ). Setelah PTIK, saya kembali lagi ditempatkan di Polda Kaltim. Di Polda Kaltim saya berdinas selama satu bulan setengah,” cerita Iptu Andika.
“ Saya ditempatkan lagi di Polres Kukar. Polres Kukar saya ditempatkan di Kanit Tipikor selama 6 bulan. Dan ditempatkan lagi sebagai Kanit Pidum itu selama 4 bulan. Selanjutnya saya dipercaya untuk mengemban sebagai Kapolsek Tenggarong,” sambungnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya