Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Driver Ojol (Foto: Facebook GO-GRAB JABODETABEK)
Dream - Sebuah berita pilu kembali datang dari dunia ojek online. Kali ini, beredar kabar ditemukan seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia saat sedang bekerja.
Driver ojol itu diketahui meninggal secara mendadak di daerah Paragon dekat Gang Kancil, Jakarta Barat. Menurut pernyataan akun Facebook Kang Ojol.
Informasi yang dilansir dari akun Facebook GO-GRAB JABODETABEK, identitas korban terlihat dari sebuah surat yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Demak, Kecamatan Bonang, Desa Poncoharjo terkait permintaan surat izin keluar dan masuk wilayah Jakarta.
Driver ojek online itu diketahui bernama Hadi Wono, 64 tahun, warga Desa Poncoharjo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak.
Menurut komentar akun Facebook Yohanes Kusuma Wardhani, driver diketahui bekerja 24 jam tanpa istirahat.
Dalam foto yang diunggah akun Facebook tersebut, terlihat sang driver tertunduk di samping motor maticnya berpelat H 4494 BNE. Ia mengenakan baju putih dengan penutup kepala berwarna merah, disertai sarung tangan.
" Inalillahiwainalilahirojiun ,salah satu rekan kita Grab meninggal Dunia di daerah Paragon tepatnya dkt gang kancil semoga Husnul khotimah ???? *kronologi sedang duduk pingsan dan dinytakan meninggal dunia," tulis keterangan akun Facebook Kang Ojol, Rabu 3 Maret 2021.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak manapun terkait meninggalnya driver ojek online tersebut.
View this post on Instagram
Netizen yang melihat berita ini langsung memberikan doa untuk sang driver. Tak sedikit juga netizen yang mengingatkan untuk para driver ojol tetap memperhatikan kondisi kesehatan.
" Selamat jalan saudaraku..satu lg pejuang keluarga gugur saat berjuang demi keluarga..semoga alm di tempatkan di tempat yg terbaik oleh Allah Ta'ala..," doa salah satu netizen.
" Untuk semua ojol tolong waktu ny makan ya makan waktu ny istirahat ya istirahat , kalo ingin buang air kecil usahakan cepat" mencari WC umum.. jangan banyakin ngopi dan merokok..," ujar salah satu netizen mengingatkan.
" Orang yg meninggal ketika mencari nafkah itu sahid," ujar netizen lain.
" Intukk smua ojol nyri duit ok tpi ingt waktu dan snte aj rejki gk bkl ktuker kg ush ngoyo" ....hdup hrs sloww..pntng.usah jln trs," sahut netizen lain.
Dream - Seorang driver ojek online, Edi, 44 tahun, meninggal dunia di sebuah warung makan yang terletak di H Asmawi Pondok Cina, Beji, Depok. Peristiwa itu terjadi Selasa, 26 Januari 2021 dini hari pukul 00.15 WIB.
Kasubbag Humas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari, mengatakan, saat itu korban sedang mengambil pesanan yang dipesan pelanggan melalui aplikasi.
“ Korban datang ke warung makan untuk mengambil pesanan makanan atau order di warung saksi, yang mana pekerjaan korban adalah pengemudi ojek online,” katanya di Depok, Selasa 26 Januari 2021.
Ketika tiba di warung makan itu, warga Beji Depok tersebut mengeluh pusing. Lalu korban duduk dan sempat ditawarkan teh manis hangat.
Tak lama setelahnya, korban langsung terjatuh dari kursi dan kejang-kejang.
“ Saksi lalu meminta bantuan warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan,” ujarnya.
Saksi sempat memberikan pertolongan pada korban dengan cara memasukkan sendok ke dalam mulut korban. Hal itu dilakukan karena dikhawatirkan korban memiliki riwayat epilepsi sehingga saksi berusaha memberikan pertolongan tersebut.
Saat saksi menolong korban, saksi lain menyatakan korban sudah dalam keadaan kaku.
“ Keterangan istri korban sekira jam 21.00 WIB korban dikerok karena dalam keadaan kurang sehat dan pada saat korban keluar rumah istri tidak mengetahuinya,” tutup Elly.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya