6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Penyekatan Jebol (Foto: Facebook Fariz Panjayani)
Dream - Ribuan pemudik kembali menjebol posko penyekatan di Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin 10 Mei 2021. Tak bisa berbuat banyak, polisi membiarkan para pemudik lolos dan terlihat wajah gembiranya.
“ Akhirnya jebol juga, semangat para pemudik, keluarga sudah menanti di kampung halaman,” kata pemilik akun Facebook Fariz Panjayani.
Dalam video yang diunggah, terlihat detik-detik pemudik melakukan penjebolan penyekatan polisi. Hal ini terjadi lantaran jumlah pemudik yang hampir puluhan ribu.
“ Semangat kawan-kawanku. Ini pukul 23.00 kawan-kawan. Aku teriak-teriak huuuuu! semangat kawan-kawanku semua,” tulis Fariz.
Kapolsek Kedungwaringin AKP Suwarto mengklarifikasi video pemudik jebol penyekatan Kedungwaringin.
“ Yang bilang di perbatasan Kedungwaringin jebol itu tidak benar. Memang sengaja dilepas karena situasi hujan, terus kendaraan padat, jadi diterima di Karawang,” ucapnya.
Pemilik akun Facebook Abdul Rohman melaporkan, pemudik tertahan di pos penyekatan Tanjungpura Karawang. Ia mengatakan, hingga pukul 02.35, pemudik masih bertahan lantaran gagal jebol pos penyekatan.
“ Tepat pukul 02.35. Usaha pemudik untuk masuk wilayah Karawang gagal bro,” tulisnya di grup Facebook mudik asik lebaran 2021.
Ia menambahkan, petugas sempat membuka penyekatan lantaran macet total.
“ Setelah macet teratasi terus di tutup lagi. Sebagian pemudik bertahan dan serentak untuk menembus penyekatan di Tanjungpura karawang dan membunyikan klakson sama sama tapi tetap diputar balikan,” imbuhnya.

Menurut Abdul Rohman, yang lolos di pos penyekatan hanya pemudik yang membawa surat bebas Covid-19.
“ Hanya yang punya bukti surat bebas covid dan pengantar dari RT/RW setempat karena faktor urusan URGENT yang bisa lewat. Dan untuk plat T bisa lewat,” ujarnya.
Sumber: pojoksatu.id
Dream - Pemerintah melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2021. Kebijakan itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona yang hingga kini masih tinggi.
Meski demikian, masih banyak warga yang nekat mudik. Buktinya, beberapa hari lalu beredar video jebolnya penyekatan yang dilakukan oleh polisi.
Banyak alasan masyarakat yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19. Tak hanya ingin bersilaturahim dengan keluarga di kampung karena sudah lama tidak bertemu. Beberapa di antara mereka punya alasan yang lebih urgent.
Seperti kisah Aji berikut ini. Pemuda 26 tahun itu nekat bermotor dari Jakarta menuju kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah. Dia tidak bisa menunda mudik karena harus menikah di kampung.
Beruntung, di titik penyekatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ia diperbolehkan lewat.
Sebelum melanjutkan perjalanan dari pos penyekatan Karawang, ia harus menjalani pemeriksaan tes antigen di Posko Penyekatan Tanjungpura, Karawang. Ia melakukan itu lantaran tak memiliki surat bebas Covid-19 untuk mudik ke kampung halaman.
Saat hendak diputarbalik ke arah Jakarta, pemudik ini sempat memohon-mohon kepada petugas polisi agar dibiarkan melanjutkan perjalanannya. Dia beralasan akan melangsungkan pernikahan di Pemalang pada 21 Mei 2021.
" Saya mau mudik ke Pemalang, karena saya mau menikah. Insya Allah akad nikahnya tanggal 21 Mei," kata Aji, dikutip dari merdeka.com, Senin 10 Mei 2021.
Petugas kemudian mengarahkan Aji untuk menjalani tes antigen dan mendapat hasil tet negatif Covid-19. Ia pun akhirnya dibolehkan melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.
Informasi yang dihimpun, Pos Penyekatan Tanjung Pura Karawang telah memeriksa 63 pemudik untuk dilakukan tes antigen.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
