Jelang Vonis, Kubu Ahok Merasa Khawatir

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 9 Mei 2017 09:49
Jelang Vonis, Kubu Ahok Merasa Khawatir
Mengapa?

Dream - Jelang pembacaan putusan dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, tim kuasa hukum hukum Basuki merasa khawatirm jika majelis hakim merasa tertekan terkait putusan yang akan dibacakan hari ini, Selasa, 9 Mei 2017 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.

" Jadi begini kekhawatiran kami hakim merasa tertekan, bahkan ancaman yang terselubung juga ada maupun terang-terangan," kata ketua tim kuasa hukum Ahok, Trimoelja D Soerjadi saat dikonfirmasi, Selasa, 9 Mei 2017.

Ia berharap, majelis hakim berani memutuskan perkara kasus ini secara tegas sesuai dengan fakta yang ada di persidangan.

" Tapi, saya harap hakim berani yah karena hakim mandiri tidak bisa diintervensi," ucap dia.

Meski begitu, ia tetap meyakini kalau majelis hakim smaa sekali tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun.

" Bahkan dari Mahkamah Agung pun tidak bisa mengintervensi hakim, karena hakim sebagai pengadil tidak boleh diintervensi oleh siapapun. Makanya hakim itu mandiri," ujar dia.

1 dari 1 halaman

Dibawakan Karangan Bunga

Dream - Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara hari ini akan membacakan putusan kepada terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di ruang auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan.   Humas PN Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi mengatakan, saat ini hakim telah siap untuk membacakan vonis.   " Majelis hakim sudah siap membacakan putusan," kata Hasoloan saat dikonfirmasi, Selasa, 9 April 2017.   Sementara, saat ini massa kontra dan pendukung Ahok sudah memenuhi jalan RM Harsono depan Gedung Kementan untuk melakukan aksi seperti biasanya.   Tapi, dalam aksi hari ini ada sedikit pemandangan berbeda, massa pendukung Ahok membawa sejumlah karangan bunga sebagai bentuk dukungan agar Ahok dibebaskan.    Baukan hanya karangan bunga, para pendukung Ahok juga membawa sebuah replika tugu yang bertuliskan 'tugu kebebasan'.

Beri Komentar