Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
© MEN
Dream - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin, mengungkapkan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam pemerintahan ke depan akan dilakukan melalui Dewi-Dewi dan Dedi-Dedi.
Para Dewi dan Dedi yang dimaksud pasangan Capres Joko Widodo itu adalah Desa Wisata dan Desa Digital.
" Di desa-desa, kami akan ciptakan Dewi-dewi dan Dedi-Dedi," ujar Ma'ruf Amin menanggapi pertanyaan soal pemberdayaan perempuan ekonomi dalam Debat Pilpres 2019 kelima di Sultan Hotel, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019.
Menurut Ma'ruf, kesetaraan gender merupakan salah satu yang akan menjadi perhatiannya di pemerintahan mendatang. Tak hanya di bidang ekonomi, perempuan juga akan diberdayakan di bidang politik dan pemerintahan.
Secara khusus, Ma'ruf mengatakan jika upaya pemberdayaan masyarakat juga sudah dilakukan pemeritah Joko Widodo selama ini. Salah satunya adalah menerbitkan kredit UMI dan Bank Wakaf Mikro di pondok pesantren.
" Saya tahu persis (program ini), nasabahnya 100 persen perempuan," ujarnya.
Ma'ruf menyatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah membantu para ibu merasa bangga cita-citnya bisa tercapai.
" Bahkan sudah beribu-ribu ibu-ibu merasa tertolong," ujarnya.
Joko Widodo menambahkan pemerintah juga telah memiliki program Mekar yang telah memiliki 4,2 juta nasabah. Tahun ini, Jokowi menargetkan bisa mencapai 10 juta nasabah.
" Itu adalah pedagang asongan, pedang mie," kata Jokowi.
Dream - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan strategi pembangunan ekonomi Indonesia saat ini sudah salah arah. Prabowo menyebut, kesalahan itu bukan dilakukan Calon Presiden petahana nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi.
" Saya tidak menyalahkan Bapak (Jokowi). Ini kesalahan besar. Ini kesalahan Presiden-presiden sebelum Bapak. Benar, ini pendapat saya," ujar Prabowo di Debat Kelima Pilpres 2019, Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.
Prabowo menyebut, kesalahan arah pembangunan ini sudah berjalan belasan tahun, bahkan puluhan tahun. Maka itu, lanjut Prabowo, bangsa Indonesia harus bisa mengoreksi diri.
" Kita harus berani merencanakan pembangunan, industrialisasi, menciptakan lapangan kerja. Melindungi petani kita, melindungi nelayan kita," tegas Prabowo didampingi Cawapres Sandiaga Uno.
Tanggapan Prabowo Subianto ini menanggapi pernyataan pembukaan Jokowi terkait strategi pembangunan ekonomi bangsa ke depan. Jokowi akui, bangsa Indonesia sudah terlalu lama tergantung kepada pasar-pasar luar negeri.
" Kita sudah terlalu lama ekspor dalam bentuk mentah. Baik itu karet, kelapa sawit, perikanan. Baik itu komoditas-komoditas pertanian, sehingga strategi ke depan baik perikanan dan pertanian adalah hilirisasi dan industrialisasi," papar Jokowi.
Menurut Jokowi, perlu dibangun industri-industri perikanan selanjutnya. Seperti pengolahan dan pengalengan.
" Sehingga kita mengekspor dalam bentuk olahan. Sudah packaging disini, sudah dibangun brand dari sini. Begitu juga perkebunan," ujar Jokowi.
Ke depan, lanjut Jokowi, bangsa Indonesia harus berani melakukan hilirisasi. Mencegah agar ekspor tidak dalam bentuk mentah.
" Kita tahu anak-anak muda sekarang sudah membangun ekosistem online. Yang bila ini bisa disambungkan dengan offline, maka akan berhubungan dengan konsumen dengan pembeli lewat digital ekonomi," jelas Jokowi. (ism)
Dream - Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, menilai pembangunan Indonesia saat ini, dan telah sejak lama, salah arah dan jalan. Hal ini menyebabkan kesejahteraan yang dicita-citakan takkan mungkin terwujud.
" Ini sudah terbukti, kita sudah menyimpang dari cita-cita pendiri bangsa kita," kata Capres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dalam penyampaian visi dan misi dalam Debat Terakhir Pemilihan Presiden 2019 di Sultan Hotel, Jakarta, Sabtu, 13 APril 2019.
Menurut Prabowo, Undang-undang Dasar 1945 telah mengatur dengan jelas rancang bangun ekonomi Indonesia. Kenyataannya, lanjut Prabowo, kekayaan nasional terus mengalir ke luar negeri.
Tak hanya kekayaan sumber daya alam, Prabowo menilai harta kekayaan orang Indonesia seperti diakui pemerintah juga banyak disimpan di luar negeri.
Di bidang industri, Prabowo menilai Indonesia saat ini mengalami tahap deindustrialisasi. Menurutnya, Indonesia saat ini tak bisa memproduksi apapun.
" Kita hanya bisa terima bahan produk dari bangsa lain," ujarnya.
Melihat kondisi ekonomi seperti saat ini, Prabowo menegaskan hal tersebut keliru dan perlu diubah.
Sandiaga Uno menambahkan, pertumbuhan ekonomi nasional seharusnya bisa memberikan lapangan pekerjaan dan harga pokok yang terjangkau.
" Pertumbuhan ekonomi 5 persen dikeluhkan Bu Nurjanah. Dia mengatakan sepi pembeli sekarang," ujar Sandiaga yang mengaku sudah memanfaatkan waktu 8 bulan untuk berkeliling ribuan daerah di Indonesia.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan