Ditinggal di Mobil 9 Jam, Bocah 4 Tahun Tewas

Reporter :
Sabtu, 13 April 2019 15:25
Ditinggal di Mobil 9 Jam, Bocah 4 Tahun Tewas
Sang ayah tak sadar karena sibuk dengan ponselnya.

Dream - Jangan pernah meninggalkan anak sendirian di mobil apapun kondisinya. Baik itu sebentar atau dalam waktu singkat.

Apapun bisa terjadi dan nyawa si kecil jadi taruhannya. Sebuah insiden mengerikan terjadi di China pada 8 April lalu.

Seorang ayah meninggal putrinya yang masih berusia 4 tahun sendirian dalam mobil tanpa menyadarinya. Gadis kecil yang diidentifikasi bernama Qiqi tersebut, awalnya hendak diantarkan ke sekolah TK.

Sang ayah sibuk dengan ponselnya dan lupa dengan yang harus ia lakukan. Setelah menelepon dan membaca pesan, Qiqi tetap berada di kursi belakang. Lalu si ayah memarkirkan mobil, mengunci dan meninggalkan Qiqi tanpa sadar.

 

1 dari 3 halaman

Panas dalam Mobil Sampai 30 Derajat Celcius

Setelah 9 jam, baru si ayah menyadari. Hal ini lantaran sang ibu memberi tahu kalau Qiqi tak ada di sekolah padahal diantar ayahnya.

Saat diperiksa di dalam mobil, kondisi wjah Qiqi sudah berubah pucat dan keunguan. Hal ini karena kondisi panas di dalam mobil yang mencapai 30 derajat celcius.

  Bayi Tak Boleh Lebih Dari 30 Menit Berada di Car Seat

Dilaporkan, sang ayah malah menyalahkan pihak sekolah karena tidak menginformasikan padanya saat Qiqi tak berada di kelas.

Para guru juga menyadari ketidakhadiran Qiqi saat ibunya menjemputnya. Akhirnya pihak sekolah setuju untuk membayar 32.000 yuan atau setara dengan Rp6,7 juta.

Sumber: World of Buzz

2 dari 3 halaman

HP Dipakai Anak Main Gim Online, Dompet Jebol Hingga Rp11 Juta

Dream - Gim telah menjadi daya tarik bagi sejumlah pengguna ponsel. Dari orang tua hingga anak-anak kerap memainkan gim di ponsel sebagai hiburan.

Tetapi, ketagihan bermain gim kerap membuat kantong bolong. Sejumlah barang dalam gim harus ditebus dengan uang.

Ketidaktahuan inilah yang dirasakan salah satu pengguna Facebook, Ririn Ike Wulandari. Tagihan pulsa ponsel suaminya menembus belasan juta karena digunakan sang anak membeli beberapa barang di PlayStore.

Kisah itu berawal dari kegemaran anak Ririn yang bermain gim ponsel, antara lain Free Fire, Mobile Legend, dan Minecraft. Sang anak bermain gim tersebut menggunakan ponsel sang suami.

Tagihan besar itu mulai terlihat ketika Ririn ingin membayar tagihan pulsa pascabayar. Dari data tagihan di mobile banking, tertera angka yang mengejutkan.

" Saya masuk ke aplikasi Mandiri inet banking, nyoba bayar lewat aplikasi, di sana jelaslah terbaca oleh saya tagihan 6.109.xxx dan saya shock," tulis Ririn.

3 dari 3 halaman

Total Tagihan Rp11,5 juta

Tapi setelah penelusuran, jumlah Rp6.745.829 itu hanya tagihan pada 3 hingga 28 Maret 2019. Pada transaksi 1 dan 2 April 2019, sang anak telah membayar barang gim dengan total nilai Rp4.803.000.

" Jika dihitung semua 11.548.829," tulis dia.

 Remaja Tewas Usai Main Game Online 22 Hari Tanpa Jeda

Meski begitu, Ririn berusaha menelusuri uang itu. Dalam salah satu unggahan, dia membatalkan 50 barang dari gim Minecraft senilai 789.000.

Menurut pengakuan sang anak, barang-barang itu tidak sengaja terbeli karena kesalahan pencet. Dia kemudian meminta pengembalian dana.

" Alhamdulillah setelah ketiduran sebentar, saya baca email bahwa refund saya di-approve, bukan cuma satu tapi keduanya," kata dia.

Ririn mengambil pelajaran penting dari kasus ini. Dia tak segan mempelajari pola belanja barang-barang gim. Dia ingin tahu bagaimana proses pembelian anaknya dapat terjadi.

Semoga dengan kasus ini, para orang tua dapat belajar menjaga keamanan ponsel miliknya.

Beri Komentar
Ria Irawan Larang Rano Karno Jenguk Dirinya, Kenapa?