Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan (YouTube/Sekretariat Presiden)
Dream - Presiden Joko Widodo memimpin pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Upacara yang berlangsung pagi ini, Selasa, 10 November 2020 disiarkan lewat channel YouTube Sekretariat Presiden.
Dalam siaran tersebut, Jokowi tiba dan memasuki lokasi upacara pukul 08.10 WIB bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Pelaksanaan upacara menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 yaitu dengan memakai masker dan menjaga jarak.
Beberapa menit setelah Jokowi tiba, upacara dimulai dengan prosesi penghormatan kepada para pahlawan. Dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dipimpin Jokowi.
Hadir dalam upacara tersebut sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju. Seperti Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Agama Fachrul Razi, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.
Jokowi berkesempatan meletakkan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan. Kemudian, Jokowi dan Ma'ruf menjalankan prosesi tabur bunga ke beberapa makam, salah satunya makam Ketua MPR RI 2009-2014 Taufiq Kiemas.
Usai upacara, Jokowi memberikan gelar pahlawan kepada enam tokoh yang dinilai berjasa kepada Bangsa dan Negara. Pemberian gelar berlangsung di Istana Negara.
Gelar pahlawan diberikan kepada nama-nama berikut:
1. Sultan Baabullah dari Provinsi Maluku Utara,
2. Machmud Singgirei Rumagesan dari Provinsi Papua Barat.
3. Jenderal Pol (Purn) Raden Said Soekanto, Kapolri Pertama, dari DKI Jakarta,
4. Arnold Mononutu, tokoh pergerakan dan Menteri Peneranga era Presiden Soekarno, dari Provinsi Sulawesi Utara,
5. Mr. Sutan Mohammad Amin Nasution, dari Provinsi Sumatera Utara, dan
6. Raden Mattaher bin Pangeran Kusin bin Adi dari Provinsi Jambi.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya