Equinox
Dream - Masyarakat tiga negara ASEAN -Malaysia, Singapura, dan Indonesia- kembali dihebohkan dengan kabar fenomena Equinox yang bakal berlangsung 5 hari ke depan. Kabarnya fenomena ini membuat suhu akan berfluktuasi sampai 40 derajat Celcius dan bisa memicu dehidrasi hingga heat stroke.
Terkait kabar yang beredar di sosial media tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam keterangan resminya menegaskan jika informasi tersebut tidak benar.
Equinox sendiri merupakan fenomena astronomi di mana Matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun. Biasanya fonema ini terjadi pada tanggal 21 Maret dan 23 September.
Keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis. Rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia bisa mencapai 32-36°C. Equinox sendiri, menurut BMKG bukan merupakan fenomena seperti heat wave di Afrika dan Timur Tengah yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang. Secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembap/basah.
Beberapa wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa/periode transisi/pancaroba. Masyarakat tetap diminta mengantisipasi kondisi cuaca panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.
(Sah)
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya