Utang Negara Menumpuk, Gaji Para Menteri Dipotong 10%

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 24 Mei 2018 10:01
Utang Negara Menumpuk, Gaji Para Menteri Dipotong 10%
Pemerintahan Mahathir Mohammad terbebani utang Rp3.566 triliun.

Dream - Kebijakan mengejutkan dibuat perdana menteri baru Malaysia, Mahathir Muhammad. Seluruh pejabat dalam kabinet Malaysia yang baru terbentuk kompak menyatakan kesedian gajinya dipotong 10 persen.

Langkah ni ditempuh Mahathir sebagai upaya membantu negara menekan pengeluaran pemerintah.

Mahathir sebetulnya prihatin dengan gaji menteri yang diterima selama ini. Sebab, besarannya lebih kecil ketimbang gaji pegawai negeri.

" Tapi kami akan mengurangi gaji menteri sebesar 10 persen," ujar Mahathir seperti dilaporkan Straits Times.

Kebijakan ini disepakati mengingat pemerintahan baru terbebani utang sebesar 1 triliun ringgit, setara Rp3.566 triliun. Utang ini digunakan untuk membiayai sejumlah proyek besar di era pemerintahan Najib Razak.

" Total utang kami 1 triliun ringgit. Kami ingin menemukan cara untuk menekannya. Kami ingin berhemat," kata Mahathir.

Mahathir mengatakan dia pernah menerapkan kebijakan serupa saat menjabat sebagai Perdana Menteri dulu.

" Ketika saya pertama kali ditunjuk sebagai Perdana Menteri pada 1981, hal pertama yang saya lakukan adalah memangkas gaji para menteri dan pegawai negeri senior," kata Mahathir.

Sementara terkait gaji pegawai negeri, Mahathir tidak akan memotongnya. Menurut dia, para pegawai negeri senior digaji lebih baik dan Mahathir mempersilakan mereka jika ingin turut berkontribusi mengurangi beban negara.

(Sah)

Beri Komentar