Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kakek Penjual Roti (World Of Buzz)
Dream - Seorang kakek di Taipei, Taiwan, sukses membuat netizen menangis. Di usianya yang sudah mencapai 105 tahun, dia masih harus mencari nafkah.
Kakek tersebut terpaksa masih berjualan roti daging bukan karena ditelantarkan. Dia ingin membantu biaya pengobatan anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan.
Foto kakek itu viral setelah diunggah di Facebook. Menurut si pengunggah, kakek itu mengaku meninggalkan tempat tinggalnya di Shandong, China, dan menetap di Taipei demi mencari nafkah.
Dikutip dari World of Buzz, Jumat 26 April 2019, kakek itu kerap kembali ke kampung halaman. Belakangan, si kakek jarang bisa pulang kampung lantaran butuh biaya besar.
Untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan biaya pengobatan anaknya, kakek tersebut sampai berjualan di dua tempat.
Siang hari dia menjual roti daging di Jingmei dan pindah ke depan Stasiun Kereta Wanlong di sore hingga malam hari.
Banyak yang suka dengan roti yang dijual kakek ini. Sebab, ukurannya cukup besar dan mengandung bawang sehingga rasanya enak.
Si pemilik Facebook pernah mengamati keseharian kakek itu. Dia tahu si kakek tidak pernah makan malam.
Dia pun mencoba menawarkan si kakek ingin makan apa. Sayangnya, dia tidak mendapatkan jawaban karena pendengaran kakek itu telah melemah.
Di lain hari, dia juga melihat dagangan kakek itu masih banyak. Dia berharap ada orang yang tergerak membeli roti daging di kakek.
" Saya lihat masih banyak roti yang belum laku hingga larut malam. Banyak orang lalu lalang di terminal bus, mengapa tidak membeli sekantong roti untuk makan di rumah ketika Anda sedang menunggu bus, dan uang Anda sangat bernilai," tulis pemilik Facebook.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya