Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Penggerebekan (Foto: Merdeka)
Dream - Badan Narkotika asional (BNN) mengungkap upaya penyelundupan sabu-sabu di dalam truk yang disamarkan dengan membawa jagung dalam karung.
Pengungkapan itu, dilakukan petugas BNN di Jalan Prabu Siliwangi RT 5/15, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menyebut, penggerebekan truk berisi karung jagung yang disusupi sabu diperkirakan mencapai ratusan kilogram. Barang-barang haram itu disimpan di dalam truk.
" BNN sedang operasi penangkapan truk berisi jagung, dan ternyata kita lakukan pemeriksaan ditemukan narkoba jenis sabu, di dalam karung berisi narkoba," ungkap Arman di lokasi, Selasa 28 Juli 2020.
Arman menegaskan, para pelaku diduga berusaha mengelabui petugas dengan menyamarkan isi dalam karung dengan jagung.
Namun, pihaknya belum dapat memastikan, berapa jumlah pasti temuan barang narkotika yang ada di dalam truk tersebut.
" Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan, apakah seluruh karung yang disamarkan dengan jagung ini berisi narkoba atau tidak, tapi kita kirakan ini ratusan kilogram," tegas dia.
Dari lokasi kejadian, petugas BNN telah mengamankan sejumlah orang, diduga terlibat aksi penyelundupan itu.
" Semua sedang dalam proses pemeriksaan, berapa jumlahnya, dan apakah tiap karung terdapat narkoba atau tidak?. Lalu kemudian nanti akan kita kembangkan kepada siapa yang punya dan darimana," jelas Arman.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya