Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Toko Buku Milik Ketua Gerakan Anti-Islam (www.dagbladet.no)
Dream - Max Hermansen, ketua gerakan anti-Islam Patriotic Europeans Against the Islamization of the West (Pegida) di Norwegia, menolak keras bantuan komunitas Muslim untuk membersihkan jendela toko buku miliknya yang dipenuhi grafiti 'Nazi Swine' (Nazi Babi).
Penolakan untuk menjembatani kesenjangan pemahaman ini tentu disayangkan komunitas Muslim Norwegia.
"Saya tidak suka aksi simbolis seperti itu. Saya ingin ada kebijaksanaan integritas dan perlindungan pada komunitas kami," kata Hermansen kepada radio NRK, Local.no melaporkan dikutip OnIslam.net, Rabu 25 Februari 2015.
Hermansen merujuk pada aksi lebih dari 1.000 Muslim Norwegia yang membuat rantai manusia di sekitar sinagog di Oslo pada Sabtu pekan kemarin. Aksi ini sebagai simbol perlindungan bagi komunitas Yahudi.
Hermansen, yang memimpin aksi berbaris Pegida di Oslo pada Januari lalu, mendapati jendela toko bukunya dipenuhi grafiti Sabtu pekan kemarin.
Meski grafiti itu tidak melibatkan Muslim, Thee Yezan dari solidaritas Islamophobia Awarenes Norwegia menawarkan bantuan kepada Hermansen melalui Facebook.
Dia kemudian minta teman-temannya untuk menyampaikan tawaran tersebut kepada Hermansen karena dia diblok di Facebook tokoh garis keras anti-Islam tersebut.
Saat diberitahu soal tawaran minum teh, pijat gratis dan membersihkan jendela tokonya, Hermansen malah menolak sambil menyinggung komunitas Muslim.
"Muslim ingin membersihkan toko saya," Hermansen bercuit di Twitter.
"Apakah mereka juga ingin berjaga selama jam buka sehingga umat Islam lainnya tidak melempar bom molotov?"
Yezan menegaskan tawarannya adalah itikad baik untuk menjembatani kesenjangan selama ini. "Kami percaya dia pasti sedih toko itu telah dirusak dengan cara ini," katanya.
"Kami ingin melakukan ini karena Hermansen begitu negatif terhadap umat Islam, dan kami ingin mengatakan bahwa ini tidak ada hubungannya dengan Islam."
Norwegia menjadi rumah bagi Yahudi yang merupakan minoritas kecil di negara itu, bahkan salah satu yang terkecil di Eropa, yang berjumlah sekitar 1.000 jiwa.
Sementara populasi Muslim berada di kisaran 150 hingga 200 ribu dari 5,2 juta penduduk Norwegia.
Dukungan untuk imigrasi telah terus meningkat sejak pembunuhan membabi buta terhadap warga imigran oleh Behring Breivik pada 2011 lalu.
Menurut jajak pendapat akhir tahun lalu menemukan bahwa 77 persen orang berpikir imigran membuat kontribusi penting kepada masyarakat Norwegia.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti