Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sidang Kasus Kopi Sianida Mendengarkan Keterangan Ahli Toksikologi Forensik Australia Michael David Robertson (Dream.co.id/Ilman Nafi'an)
Dream – Ahli toksikologi foreksik Australia, Michael David Robertson, mengatakan, sianida ditemukan di lambung jasad Wayan Mirna Salihin muncul akibat reaksi bakteri. Sebab, sianida itu ditemukan tiga hari setelah kemarian Mirna.
“ Sianida yang ditemukan di dalam lambung setelah tiga hari kematian kemungkinan diakibatkan proses perubahan kematian,” kata David saat memberi keterangan dalam sidang kasus kopi bersianida di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 21 September 2016.
Analisa David itu bukan tanpa dasar. Sebab, hasil tes yang dilakukan pada jasad Mirna, sesaat setelah kematiannya, tidak menemukan sianida.
“ Karena pada awal pengambilan sampel 70 menit setelah meninggal, tidak ditemukan sianida,” ujar ahli yang dihadirkan oleh terdakwa, Jessica Kumala Wongso, itu.
David juga menerangkan proses masuknya sianida ke dalam tubuh seseorang. Menurut dia, apabila sianida yang masuk ke tubuh seseorang dalam bentuk gas dalam jumlah besar, maka akan terdeteksi di paru-paru, hati, dan darah.
Sementara, apabila masuk melalui mulut dengan dosis tinggi berupa cairan atau padatan, maka akan terdeteksi pada lambung, hati, darah, dan urine.
Meski seseorang terkena sianida dengan kadar yang sangat kecil, kata David, hal itu tetap dapat diketahui dari urine.
“ Pada kadar rendah pun akan ada di urine, dalam semua kasus sianida yang saya ketahui, sianida ditemukan di urine,” ujar David.
© Dream
Kuasa Hukum Jessica, Otto Hasibuan, lantas bertanya kepada David terkait barang bukti sedotan yang diberi nomor urut 4. Diduga sianida tersebut masuk ke tubuh Mirna melalui sedotan itu.
" Bukti nomor 4 ini hasilnya negatif, tapi setelah tiga hari positif, apa artinya?" tanya Otto kepada David dalam persidangan.
David menjawab jika memang korban meninggal akibat racun sianida, tidak perlu menunggu hingga tiga hari untuk menemukan tersebut. Menurut dia, di awal kematian pun sianida seharusnya sudah bisa terdeteksi.
" Sianida bisa terbentuk setelah kematian karena perubahan tubuh. Kalau memang ada pas kematian, harusnya positif," jawab David.
© Dream
David mengaku tidsk bisa memastikan bagaimana sianida bisa berada dalam tubuh Mirna. Tetapi dari barang bukti nomor 4, David mengatakan tidak ada bukti sianida masuk lewat mulut.
" Tidak ada bukti sianida masuk lewat mulut. Ketika melihat semua jaringan tubuh, lambung, jantung, urine tidak ada. Ketika ditemukan sianida dalam jumlah kecil dalam isi lambung. Maka tidak ada bukti masuknya sianida di lambung, bisa terjadi karena sebab lain," ucap dia.
Otto lalu menanyakan temuan sianida dengan kadar 0,2 mg di dalam lambung Mirna itu berasal dari mana. " Kalau begitu hasilnya negatif, dari mana saja setelah tiga hari ada 0,2 mg dan setelah diformalin?" Tanya Otto.
David kembali menjelaskan temuan sianida setelah tiga hari kematian korban. Menurut dia, sianida bisa dihasilkan dari proses bakteri akibat kematian.
" Itu dapat disebabkan karena adanya darah dalam lambung setelah proses formalin. Dan lambung berwarna hitam, dan bakteri didalam tubuh bisa menimbulkan sianida. Jadi mungkin saja ditemukan 0,2 mg setelah kematian," jelas David.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya