Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Keputusan Relaksasi Mudik Lebaran Tahun Ini Tunggu Keputusan Presiden (Foto: Shutterstock)
Dream - Kementerian Perhubungan menyatakan rencana relaksasi mudik Lebaran 1442H/2021M hingga saat ini belum diputuskan. Keputusan baru diambil setelah digelar rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo.
" Hasil dari rapat kemarin, Pak Menko Perekonomian menyatakan Pemerintah akan mengambil kebijakannya seperti apa, tapi masih tunggu Presiden di rapat terbatas nanti," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi.
Dalam pelaksanaan mudik setiap tahun, Kemenhub menjadi koordinator lalu lintas. Tetapi, pada musim mudik tahun ini tidak hanya persiapan sarana dan prasarana yang perlu difokuskan melainkan juga memperhatikan kebijakan penanganan Covid-19 dari Pemerintah.
" Kita harus hati-hati karena menyangkut penanganan Covid-19, ini yang harus diutamakan. Kalau bisa kasus positif harus diturunkan lagi," kata Budi.
Meski belum diputuskan, Budi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri untuk persiapan mudik. Tetapi, pelaksanaan mudik tetap menunggu keputusan Pemerintah.
" Kita dengan Kepolisian kemarin sudah rapat sebetulnya tapi apapun, kita siap melaksanakan kebijakan Pemerintah untuk mudik nanti," ucap Budi.
Sumber: Liputan6.com
Dream - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, berharap rencana melonggarkan kebijakan mudik saat Lebaran tahun ini dikaji dengan matang. Dia mengingkatkan pengalaman empat libur panjang pada tahun 2020 lalu telah menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 yang cukup tinggi.
" Teman-teman harus tahu, kita sudah naik (kasus Covid-19) empat kali (Libur)," ujar Budi.
Budi mengatakan setiap usai masa libur panjang selalu terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi. Potensi ini ta tertutup kemungkinan akan terjadi lagi jika ada pelonggaran ketentuan mudik pada perayaan Lebaran tahun ini.
" Saran saya teman-teman hati-hati, karena sayang, ini sudah turun (kasus Covid-19)," ujarnya.
Meski berharap tak ada kelonggaran terkait ketentuan mudik Lebaran, Menkes menyatakan keputusannya tergantung kepada menteri koordinator.
" Keputusannya akan diumumkan secara spesifik oleh Pak Menko," kata Budi.
Selanjutnya, Budi menjelaskan sejumlah fasilitas umum mulai menerapkan GeNose untuk alat screening seperti stasiun, terminal, bandara, dan pelabuhan. Tetapi untuk bandara dikelola Angkasa Pusra II baru Bandung dan Palembang yang menggunakan GeNose.
" Saat ini sudah pilot project di dua Bandara yakni Bandung dan Palembang, mulai diterapkan 1 April 2021, nanti Bandara Soekarno-Hatta lihat evaluasi dari dua bandara itu," kata dia.
Budi menjelaskan arus penumpang di Bandara Soekarno-Hatta berbeda dengan dua bandara tersebut. Apabila memungkinkan, maka GeNose juga akan digunakan di Bandara Soetta.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam