Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Prof Wiku Adisasmito (foto: Twitter@Menlu_RI)
Dream – Penyebaran wabah Covid-19 pekan ini kembali menunjukkan peningkatan. Kenaikan tertinggi kasus baru corona ditempati provinsi Jawa Barat (Jabar).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito melaporkan kenaikan kasus Covid-19 di Jabar tercatat sebanyak 3.785 kasus menjadi 7.497 atau melonjak 102 persen. Pekan sebelumnya kenaikan kasus di provinsi ini ada di angka 3.712.
Namun jika melihat dari persentase kenaikan, provinsi Papua mencatat kenaikan sebanyak 1.813 kasus atau 752,2 persen. Di provinsi ini, kasus Covid-19 sepekan lalu hanya mencapai 250 kasus namun mendadak melonjak menjadi 2.063 kasus.
“ Perlu diingat tingginya kenaikan kasus ini disebabkan oleh masih terjadinya penularan di masyarakat yang disebabkan karena ketidakdisplinan dalam mematuhi protokol kesehatan,” tutur Wiku Adisasmito dalam keterangan persnya baru-baru ini.

Kenaikan selanjutnya tertinggi berada di Provinsi Jawa Timur naik 725 kasus, Sulawesi Selatan naik 367 kasus, Kalimantan Timur naik 291 kasus, Bali naik 278 kasus.
Kemudian DIY naik 249 kasus, Jambi naik 178 kasus, Sulawesi Utara naik 147 kasus, dan Kalimantan Selatan naik 133 kasus.
Wiku berharap para pemimpin daerah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat.
“ Saya meminta kepada pimpinan daerah, agar melakukan evaluasi terhadap protokol kesehatan secara menyeluruh,” terang Wiku.
Selain itu, Wiku juga mengharapkan pemerintah daerah melakukan pemetaan terhadap permasalahan utama yang menyebabkan masyarakat abai terhadap protokol kesehatan 3M.
“ Berilah sanksi sesuai aturan yang berlaku untuk memberikan efek jera,” jelasnya.
Selain meminta evaluasi penerapan protokol kesehatan, Satgas Penanganan Covid-19 juga memberikan apresiasi kepada 10 provinsi yang menunjukkan penurunan kasus tertinggi. Di antaranya adalah Provinsi Jawa Tengah yang turun 2.100 kasus, DKI Jakarta turun 399 kasus, Sumatera Barat kasusnya turun 332 kasus.
Kemudian Maluku turun 226 kasus, Papua Barat turun 127 kasus, Riau turun 98 kasus, Kepulauan Riau turun 92 kasus, Banten kasusnya turun 89 kasus, Lampung turun 81 kasus dan NTT turun 58 kasus.
Menurut penjelasan Wiku, menurunnya penambahan kasus mingguna ini seharusnya menjadi momentum untuk fokus kembali pada treatment atau upaya perawatan pasien Covid-19.
Hal ini perlu dilakukan supaya angka sembuh bisa terus bertambah sedangkan angka kasus aktif dan kematian menurun. Maka dari itu perlu keseriusan pemda dalam menangani covid-19 supaya kenaikan kasus bisa ditekan sedemikian rupa.
“ Ingat keberhasilan daerah dalam menekan peningkatan kasus merupakan kontribusi dalam pengendalian Covid-19 di tingkat nasional,” pesan Wiku dalam rilis secara virtual tersebut.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya