Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko
Dream - Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko, merekrut 13 penasihat. Mereka direkrut dari berbagai latar belakang keilmuwan.
" Iya sudah, sudah ada penasihat senior," kata Moeldoko, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 6 Februari 2020.
Salah satu penasihat yang diangkat adalah ahli hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Eddy Hiariej. Pria bernama lengkap Edward Omar Sharif Hiariej itu merupakan mantan ahli yang diajukan tim sukses Jokowi dalam sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi tahun lalu.
Eddy mengaku sudah menerima surat keputusan pengangkatan sebagai penasihat Kepala Staf Presiden. " Sudah sejak Senin, 3 Februari SK-nya," kata Eddy.
Menurut dia, tugasnya memberikan saran dan pertimbangan kepada Moeldoko. " Memberi nasihat baik diminta maupun tidak," ujar dia.
Mantan Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto, juga ditunjuk menjadi penasihat Moeldoko. Ada pula mantan Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia, Manuel Kaisiepo, mantan Menteri Pertambangan dan Energi Kuntoro Mangkusubroto, dan mantan Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro.
Nama lain yang masuk menjadi pensihat kepala staf presiden yaitu, Guru Besar Hukum Agraria UGM, Maria SW Sumardjono; Dosen FISIP UGM, Kuskridho Ambardi; dan Komisaris Utama Mayapada, Healthcare Jonathan Tahir; Pemilik grup Garuda Food, Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto; dan Sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo.
Moeldoko juga menunjuk Direktur Human Capital Management (HCM) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), Edi Witjara; anggota Dewan Pengarah UN-CERF, Rachmawati Husein; peneliti Pusat Kajian Etnografi Komunitas Adat (Pustaka), Yando Zakaria.
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melantik sembilan orang Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Merdeka Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.
Salah seorang yang ditunjuk Jokowi yaitu politikus senior PDIP Sidharto Danusubroto. " Iya sudah dapat undangan (pelantikan)," kata Sidharto, dilaporkan Liputan6.com.
Sidharto mengatakan beberapa nama anggota Wantimpres, diantaranya, mantan Menkopolhukam Wiranto, Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono, pengusaha Arifin Panigoro, dan Dato Sri Tahir.
" Ada Pak Wiranto, Agung Laksono, lalu Arifin Panigoro," kata Sidharto.
Selain nama-nama tersebut, Jokowi disebut juga menunjuk ulama Habib Luthfi bin Yahya dan pengusaha, Putri Wardhani.
Sementara itu, Ketua Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) dikabarkan menolak menjadi Wantimpres. Dia mengaku ingin fokus mengurusi partai yang dipimpinnya.
OSO menyebut Jokowi sudah menunjuk nama lain untuk menggantikannya.
" Ada, itu Pak Presiden yang tahu, saya tak mau andai-andai," kata OSO.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham
Dream - Jokowi membantah telah membangun dinasti politik dengan majunya sang putra, Gibran Rakabuming Raka, dan sang menantu, Bobby Nasution, pada Pilkada 2020.
" Siapapun punya hak pilih dan dipilih. Ya kalau rakyat enggak memilih gimana. Ini kompetisi bukan penunjukan. Beda. Tolong dibedakan," kata Jokowi, Kamis 12 Desember 2019.
Dia memastikan tidak akan ikut campur pada pencalonan Gibran dalam pemilihan Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, dan Bobby yang maju dalam pemilihan Wali Kota Medan, Sumatera Utara.
Presiden bernama lengkap Joko Widodo ini mengatakan, Gibran dan Bobby akan mengikuti kompetisi yang dipilih secara langsung. Semua keputusan ada di tangan rakyat dalam menggunakan suaranya.
" Itu kan sebuah kompetisi. Kompetisi itu bisa menang bisa kalah. Terserah rakyat yang memiliki hak pilih," ucap dia.
Jokowi enggan berkomentar mengenai Gibran karena keputusan itu murni diambil sang anak. " Kan sudah saya sampaikan bolak-balik. Bahwa itu sudah menjadi keputusan. Tanyakan langsung ke anaknya," tegas Jokowi.
Dream - Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), ikut mendaftar seleksi bakal calon Wali Kota Medan yang digelar Partai PDI Perjuangan.
Formulir pendaftaran sudah diserahkan suami dari Kahiyang Ayu tersebut ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDIP Sumatera Utara.
Untuk diketahui, Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Kota Medan rencananya akan digelar pada 2020 mendatang.
Ayah satu anak ini berharap partai berlogo Banteng Moncong Putih itu akan mendukungnya untuk maju sebagai orang nomor satu di Medan.
" Formulir pendaftaran ini saya kembalikan lengkap dengan sejumlah persyaratan. Ini pertama kali saya mendaftar ke partai politik untuk maju sebagai calon Wali Kota Medan," ujar Bobby, dilaporkan Liputan6.com, Selasa, 3 Desember 2019.

Bobby Nasution mengembalikan formulir ke DPP PDIP Sumatera Utara (Foto: Liputan6.com)
Bobby mengatakan, akan mengikuti seluruh tahapan yang diatur dalam mekanisme PDIP. Misalnya, penyaringan hingga tes kelayakan dan kepatutan.
" Saya akan ikuti," ujar dia.
Menurut Booby, Presiden Jokowi yang tak lain adalah mertuanya memberikan kebebasan bagi seluruh anak-anaknya, juga menantunya.
" Beliau (Jokowi) sangat memerdekakan kita (anak dan menantu) mau jadi apa. Kita mau ke mana, terserah. Mau bisnis, birokrat, profesional, beliau tidak melarang," kata Bobby.
Proses pengembalian formulir pendaftaran Bobby Nasution diterima langsung oleh Sekretaris PDIP Sumut, Sutarto, didampingi sejumlah pengurus partai.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Reza Efendi)
Dream - Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution telah lebih dari setahun menjalin rumah tangga. Dari hasil pernikahan mereka lahir seorang putri cantik bernama Sedah Mirah Nasution pada 1 Agustus 2018.
Lebih dari setahun menjalani pernikahan pada 8 November 2017, Presiden Joko Widodo membeberkan cara-cara pendekatan yang dilakukan Bobby hingga membuat Kahiyang jatuh hati. Yang terpenting adalah restu dari kedua orang tuanya.
Trik PDKT tersebut diungkapkan mertua Bobby, Joko Widodo saat menjadi bintang tamu dalam video blog #NebengBoy, milik presenter dan selebriti Boy William.
Dari cerita yang diungkapkan Jokowi, terungkap jika Bobby melakukan pendekatan lewat belajar bersama.
" Datang itu bersama teman-temannya, belajar bersama, jadi ya PDKT itu lewat belajar bersama," kenang Jokowi.
Usai melakukan PDKT, Bobby menurut Jokowi akhirnya memberanikan diri untuk menyampaikan niatnya meminang putrinya, Kahiyang.
'Boby kenalan ke saya," ujarnya.
Mendapat permintaan tersebut, Bobby ternyata tak menemukan hambatan sama sekali. Jokowi berprinsip tak terlalu banyak mengatur piilihan pasangan hidup putra-putrinya.
" Yang penting anaknya cocok, dua-duanya cocok," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam