Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Luka Modric, Sang Kapten Yang Membawa Kroasia Menembus Final Piala Dunia 2018. (Foto: Shutterstock)
Dream - Nama Luka Modric menjadi perbincangan hangat warganet. Dia menjadi perhatian setelah memberikan pernyataan kemenangan Kroasia atas Inggris.
Ya, Kroasia bisa melenggang babak final Piala Dunia 2018 setelah menggulung The Three Lions dengan skor 2-1.
Kapten Timnas Kroasia ini menjadi sorotan setelah memberikan pernyataan bahwa mereka " sukses" membuktikan kepada semua pihak yang meremehkan Kroasia.
" Kami membuktikan segalanya berbeda dengan yang dibicarakan banyak orang, terutama media Inggris, pakar, dan televisi. Mereka meremehkan Kroasia dan itu adalah kesalahan besar," kata Modric kepada ITV, dilansir dari Sky Sports, Kamis 13 Juli 2018.
Dia meminta semua pihak yang merendahkan Kroasia agar lebih rendah hati dan menghargai lawannya.
Ngomong-ngomong, siapa Luka Modric?
© Dulunya, dia kerap dijadikan bahan lelucon.
Dilansir dari Wikipedia, Modric adalah pesepak bola kelahiran Zadar, Yugoslavia. Pria kelahiran tahun 1985 ini memulai karier sepak bola pada 2002-2003 di klub sepak bola Dinamo Zagreb. Kemudian, pada tahun 2008, dia pindah ke Tottenham Hotspur.
Selama berkarier di salah satu klub Inggris tersebut, Modric berhasil membawa Spur memboyong piala UEFA Champions pertamanya pada 2011.
Namanya makin bersinar di tahun saat Modric bergabung dengan Real Madrid. Di tim bertabur bintang itu Modric membantu Real Madrid untuk menjuarai tiga gelar juara Liga Champion dari tahun 2016—2018. Dia juga mendapatkan penghargaan sebagai pemain gelandang terbaik di La Liga tahun 2016 dan tahun 2017 di Piala UEFA.
Modric mulai membela timnas Kroasia sejak tahun 2006 dalam laga Kroasia vs Argentina pada Maret 2006. Gol “ internasional” pertama dicetak dalam pertandingan persahabatan Kroasia vs Italia pada 2007.
Sayangnya, perjalanan kariernya tak mulus. Saat mulai merintis karier, banyak yang meragukan talenta Modric. Pelatih Modric ketika masih di Dinamo, Branko Ivanovic, mengatakan ketika baru memulai karier sepak bola, Modric sering dijadikan bahan lelucon para pemandu bakat.
Terlebih, banyak orang menertawakan gelandang terbaik La Liga tahun 2006 ketika Ivanovic merasa dia bisa menjadi pemain terbaik.
“ Ketika saya pertama kali berkata dia akan menjadi pemain terbaik, banyak orang yang menertawakannya. Tapi, yang jelas bahwa saat ini apa yang saya katakan menjadi sebuah kenyataan,” kata dia, dilansir dari Bola.net.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya