Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Mikes Photos/Pixabay)
Dream - Sebuah kasus aneh yang melibatkan pasangan suami istri terjadi di Australia, Brian Lim dan Eunkyung Cho. Dalam kejadian yang berlangsung bulan Desember 2012, pasangan ini bersama dua anak mereka sedang makan malam bersama teman-teman di sebuah restoran.
Brian dan Eunkyung mulai terlibat adu mulut saat membicarakan salah satu teman mereka di restoran. Pertengkaran tersebut ternyata berlanjut hingga perjalanan pulang ke rumah.
Adu argumen itu makin panas ketika Eunkyung membuat komentar tidak menyenangkan tentang orang tua suaminya. Brian marah dan mengatakan bahwa dia ingin cerai dari istrinya.
Setelah berkata demikian, Brian tiba-tiba membuka pintu mobil yang saat itu dikemudikan oleh istrinya. Dia melompat keluar sebelum Eunkyung sempat menangkapnya atau menginjak rem.
Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Eunkyung mengemudi Mercedes-Benz dengan kecepatan sekitar 50 km/ jam, yang mungkin terdengar tidak terlalu cepat.
Tapi itu sudah cukup untuk membuat suaminya mengalami luka 'parah' setelah melompat keluar dari mobil secara tak terduga.
Brian, yang merasa 'tidak berdaya secara hukum' akibat luka-lukanya, menggugat istrinya yang dianggap telah melakukan kelalaian.
Brian mengklaim bahwa lukanya tidak akan separah ini jika Eunkyung menginjak rem begitu tahu dirinya akan melompat keluar dari mobil.
Lelaki itu membawa kasusnya di Pengadilan Distrik New South Wales di mana Hakim David Wilson telah memutuskan perkaranya.
Hakim David mengatakan, sebagai pengemudi, Eunkyung memang punya kewajiban melindungi suaminya saat berada di dalam mobil.
" Tapi kewajiban tersebut tidak mencakup kondisi yang membahayakan diri Anda sendiri karena keluar dari mobil secara tiba-tiba," kata Hakim David.
Hakim David juga berpendapat bahwa dengan tiba-tiba menginjak rem, Eunkyung mungkin akan mencederai dua anaknya yang masih kecil serta membahayakan pengguna jalan lainnya.
Lagipula, tidak ada jaminan Brian tidak akan mengalami luka-luka, seandainya Eunkyung menginjak rem terlebih dahulu seperti yang diinginkannya.
" Jika penggugat ingin keluar dari kendaraan, maka cara yang masuk akal jika dalam posisi penggugat adalah menunggu sampai mereka tiba di rumah," kata Hakim David dalam putusannya.
Bukannya mendapat keadilan, Brian malah dianggap bersalah karena telah melakukan kelalaian dan semua tuntutan akan dikembalikan kepadanya.
Brian mengajukan banding atas kasusnya itu tapi dia menerima keputusan yang diberikan oleh Hakim David.
(Sumber: OddityCentral.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya