Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pelaku Penusuk Wiranto (Foto: Istimewa)
Dream - Menko Polhukam Wiranto ditusuk orang tak dikenal usai menghadiri acara di Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) di Menes, Pandeglang, Banten. Dosen yang menghadiri acara itu terkejut saat mendengar kabar Wiranto diserang orang tak dikenal.
" Saat acara di kampus itu biasa-biasa saja. Tidak ada apa-apa. Beliau hadir memberi sambutan dan menandatangani peresmian gedung," ujar salah satu Dosen di Universitas Mathla'ul Anwar, Asep Saefulhak saat berbincang dengan Dream.
Asep terkejut saat tiba di rumah dan mendapat kabar Wiranto diserang orang tak dikenal di Menes. Kejadian penusukan, menurut Asep, terjadi di Alun-alun Menes yang berjarak sekitar 6 kilometer dari lokasi acara di kampus.

Undangan Acara yang dihadiri Wiranto sebelum penusukan (Foto: Koleksi UNMA)
" Helikopter Pak Wiranto ada di Alun-alun Menes. Saat turun dari mobil menuju Alun-alun itulah kejadian penyerangan berlangsung," ujar Dosen yang mengajar mata kuliah Kewirausahaan ini.
Kehadiran Wiranto di kampus Universitas Mathla'ul Anwar untuk meresmikan gedung baru setinggi tiga lantai. Wiranto sempat memberikan sambutan sekitar 10-15 menit.
Menurut Asep, ini bukan yang pertamakalinya Wiranto datang ke Menes. " Sudah beberapa kali," terangnya lagi. (ism)
Dream - Menko Polhukam Wiranto ditusuk orang tak dikenal di Menes, Pandeglang, Banten. Wiranto mengalami dua luka tusuk serius di bagian perut.

Sebelum diserang di Alun-alun Menes, Wiranto menghadiri acara di Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) di Menes, Pandeglang, Banten.
" Pak Wiranto memberikan sambutan sekitar 10-15 menit di sini," ujar salah satu Dosen di Universitas Mathla'ul Anwar, Asep Saefulhak saat berbincang dengan Dream.
Kedatangan Wiranto, lanjut Asep, untuk meresmikan gedung baru UNMA yang baru selesai dibangun. Gedung baru itu setinggi tiga lantai.
" Ada penandatanganan prasasti gedung baru oleh Pak Wiranto," jelas Dosen pengajar mata kuliah Kewirausahaan ini.
Usai memberikan sambutan dan meresmikan gedung, ujar Asep, Wiranto langsung meluncur ke Alun-alun Menes. Jarak Alun-alun Menes dari kampus sekitar 6 kilometer.
" Jadi, kejadiannya di alun-alun. Bukan di kampus," terangnya lagi. (Ism)
Dream - Direktur RS Berkah Pandeglang, Banten, Dokter Firmansyah menyebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

" Beliau tidak mengatakan apa-apa. Tidak ada mengatakan apa-apa kondisinya sudah stabil dan dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto," kata Firmansyah, saat diwawancarai Kompas TV, Kamis, 10 Oktober 2019.
Wiranto dievakuasi ke RSPAD Gatot Soebroto menggunakan helikopter.
" Kita tangani, tapi ada permintaan dari pihak kementerian dan deputi, ini tetap dirujuk ke RSPAD, dengan kondisi yang stabil dulu. Baru kita rujuk," ujar dia.
Wiranto, kata dia, mengalami dua luka tusuk di perut bawah sebelah kiri. Meski terluka, Wiranto dalam kondisi stabil.
Selain Wiranto, luka juga dialami ajudannya. Firmansyah mengatakan, ajudan Wiranto mengalami luka di dada sebelah kiri. " Stabil, dia hanya luka lecet saja, tapi sudah kita tangani," ucap dia.
Berikut pria tak dikenal penusuk Menko Polhukam Wiranto

(Foto: Istimewa)
Berikut tampang wanita penusuk Menko Polhukam Wiranto

(Foto: Istimewa)
Dream - Polri mengungkap identitas dua pelaku penusukan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, Kamis 10 Oktober 2019. Dua pelaku tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan.

" Saat salaman diduga dua orang pelaku laki-laki dan perempuan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Deddy Prasetyo, di Jakarta.
Menurut Dedy, pelaku perempuan berinisial FA yang merupakan warga Brebes, Jawa Tengah. Sementara, pelaku pria berinisial SA alias Abu Rara. " Kelahiran Medan 1968," tambah Dedy.
Setelah penyerangan itu, Wiranto langsung dibawa ke rumah sakit setempat. Sementara, kedua pelaku ditangkap dan dibawa ke Mapolres Pandeglang, Banten. " Diepriksa Polres Pandeglang," kata Deddy.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya