6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ustaz Abdul Somad
Dream - Ustaz Abdul Somad (UAS) memberi klarifikasi terkait tudingan mendapat hadiah untuk mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres pada Pemilu 2019. Salah satunya melalui unggahan di akun Instagram resminya.
Pada Senin 15 April 2019, UAS mengunggah sebuah foto pernyataan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, Endar Muda. Pada surat itu, Endar memberi kesaksian tentang UAS.
Sudar itu menyebut UAS pernah menolak hadiah satu unit mobil Toyota Kijang Innova. Endar mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar bulan Mei 2013, pada Minggu pagi usai Tausiah Subuh di Masjid Agung Provinsi Riau.
" Dengan tergesa-gesa saya mengejar UAS dari belakang sebuah mobil Opel Blazer BM 1588 AT yang baru dibeli oleh UAS, berhenti di depan gereja Jalan Hangtuah, Pekanbaru," demikian bunyi surat Endar.
Ternyata aksi mengejar UAS itu dilakukan Endar untuk satu tujuan. Dia dan para jemaah mengumpulkan uang untuk membeli satu unit mobil untuk UAS.
" Saya ingin menyerahkan mobil tersebut kepada ustaz. Untuk bisa ustaz pakai dalam berdakwah. Semoga dengan senang hati ustaz dapat menerimanya," tambah Endar.
UAS menolak permintaan Endar. UAS merasa tak pantas menerima bantuan mobil tersebut.
" Jika Pak Endar dan teman-teman serta para jemaah ingin berinfaq, silakah berikan kepada orang yang lebih membutuhkan," kata UAS.
Endar mengatakan, UAS tak pernah memberikan tarif ketika diundang menyampaikan tausiah.
Selain mobil itu, UAS juga menyebut pernah menolak hadiah Honda CRV dari Mantan Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang.
" Tahun 2019 menolak hadiah Toyota Fortuner, silahkan tanya orang baik dan shalih Pak Puspo Wardoyo, pemilik rumah makan Wong Solo," ucap UAS.
Ustaz Abdul Somad memang tengah menjadi perbincangan setelah akun Twitter Muhammad Said Didu, @saiddidu membuat cuitan seputar pendakwah kondang itu.
Salah satunya, soal rumah di Kampar yang disebut sebagai pemberian Prabowo supaya UAS mendukung pasangan PAS. Selain soal hadiah, ada sejumlah tulisan tentang UAS.
Namun, setelah kabar ini beredar di dunia maya, Said Didu mengatakan tidak pernah menulis kabar yang menyudutkan UAS. Dia mengaku akun Twitternya diretas orang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
