Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Acara Pembahasan Produk Halal Di Gedung BPOM, Jakarta Pusat (Foto: Dream.co.id/ Gladys Velonia)
Dream - Ketua Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Lukmanul Hakim, menyatakan kewajiban produk mencantumkan sertifikasi halal baru berlaku pada 2019.
Selama ini, menurut Lukman, LPPOM MUI bekerja sama dengan BPOM menerbitkan sertifikasi halal sebatas untuk produk pangan.
"Ke depannya kita juga akan kerja sama mengenai obat-obatan. Rencananya sertifikasi halal menjadi mandatory di 2019," kata Lukman saat konferensi pers bersama LPPOM MUI dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Salemba, Jakarta, Senin, 5 Februari 2018.
Lukman mengatakan pihaknya tetap akan menggandeng BPOM untuk pengawasan peredaran obat-obatan. Ini lantaran cakupan tugas LPPOM MUI berbeda dengan BPOM.
"Kalau kita (LPPOM MUI) membuktikan apakah produk itu mengandung hewan dan turunannya. Harus bebas dari babi untuk dapat sertifikasi halal," ucap Lukman.
Selama ini, kata Lukman, pengurusan sertifikasi halal masih sebatas sukarela dan belum diwajibkan. Perusahaan yang akan mengajukan sertifikat halal harus mendaftarkan produknya secara mandiri.
Dalam proses pengajuan tersebut, produsen diminta melampirkan sejumlah dokumen dan informasi yang diperlukan. "Terus nanti kita audit," kata dia.
(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari

Jika KDM Tidak Nyapres Siapa Untung: Prabowo, Gibran, atau AHY?