Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Muzzakir (Foto: Instagram @nenk_update/merdeka.com)
Dream - Setiap anak pasti ingin dilahkirkan dengan kondisi sempurna dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Sayangnya, tidak semua anak dapat lahir dengan nasib yang sama.
Seperti yang dialami oleh pemuda asal Dusun Pidada, Desa Sintung, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, bernama Muzzakir yang memiliki kelainan fisik. Pria 21 tahun itu terjebak di dalam tubuh seorang balita.
Zakir, sapaan akrabnya, memiliki postur tubuh bak anak yang belum berusia tiga tahun. Badannya kecil dan belum bisa berbicara.
Dilansir dari merdeka.com, Jumat 28 Agustus 2020 yang dilansir dari akun Instagram @nenk_update, dalam unggahannya memperlihatkan kondisi dan kehidupan Zakir dan sang kakek.

Zakir mengidap kelainan ini sejak ia lahir. Tak seperti anak normal di usianya, saat ini ia hanya memiliki berat 10 kilogram dan tinggi postur tubuh 60 cm di umur 21 tahun.
Tak hanya itu, ia memiliki struktur kulit dan rambut yang sangat lembut seperti bayi yang masih berumur tiga bulan.
Zakir juga belum bisa berbicara. Ia hanya bisa mengeluarkan suara-suara khas saat ingin mengatakan sesuatu, persis seperti anak yang sedang belajar berbicara.

Sejak masih berada di kandungan usia 2 bulan, Zakir sudah ditinggal pergi ayahnya. Hingga kini, tak diketahui di mana keberadaan sang ayah.
Bahkan setelah lahir, ia harus kembali merasakan kehilangan orangtua karena ibunya meninggalkannya dan menikah lagi dengan laki-laki lain.
Semenjak itu, Zakir dirawat oleh kakek dan neneknya. Namun, sang nenek sudah lama meninggal dunia. Sesusai pesan mendiang sang nenek, Zakir tetap dirawat di kediaman sang kakek.
Hingga kini berusia 21 tahun, Zakir hanya hidup berdua dengan sang kakek. Tak pernah mengeluh, sang kakek dengan tulus dan ikhlas merawat serta membesarkan Zakir seorang diri.

Meski hanya hidup berdua dengan kakeknya, Zakir tinggal di lingkungan yang baik. Ia memiliki tetanggayang selalu memperhatikan dan menyayanginya.
Tetangga di sekitarnya tak pernah mempermasalahkan kondisi Zakir dan bisa menerimanya meski ia tak seperti pemuda normal lainnya.
" Dia itu sukanya jalan-jalan. Suka juga main gitar. Dia itu seneng banget kalau main musik," ujar salah satu tetangganya dalam video unggahan tersebut.
(Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam