Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Camila Graciano (Foto: Newsflash)
Dream – Nasib tragis dialami Camila Graciano, seorang ibu yang tengah hamil. Dia meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19. Wanita asal Brasil itu tertular virus corona dri seorang tamu pesta baby shower.
Camila sebenarnya sangat berhati-hati agar tidak tertular virus corona. Apalagi sedang hamil, dia benar-benar ingin melindungi diri dan janin berusia delapan bulan dalam kandungannya.
Kasus positif Covid-19 di Brasil memang sangat mengkhawatirkan. Sudah lebih dari 117 ribu orang di Negeri Samba itu meninggal karena terinfeksi virus corona.
Namun, nasib tragis menimpa Camila setelah mendapat kejutan pesta baby shower dari teman-temannya. Pesta itu justru merenggut nyawa Camila.

Saat itu, rekan-rekan kerjanya memutuskan untuk membuat pesta baby shower. Mereka membuat kejutan tersebut di rumah Camila di Anapolis, Brasil Tengah.
Namun, salah satu teman Camila yang menghadiri pesta tersebut terinfeksi Covid-19. Tetapi temannya tidak mengalami gejala apapun, sehingga kedatangannya pun tetap disambut baik.
Tak lama setelah itu, kondisi teman Camila memburuk. Setelah itu, barulah Camila diketahui terjangkit virus corona.
" Keadaanya semakin memburuk. Dan sayangnya saudara perempuan saya adalah salah satu yang terinfeksi," ungkap saudara laki-laki Camila, Daniel Helio Ambrosio.
Tiga hari setelah pesta berlansung, Camila dilarikan ke rumah sakit. Namun, rumah sakit masih dipenuhi oleh pasien Covid-19 lainnya. Camila pun dibawa ke rumah sakit di kota terdekat. Dan beruntungnya ia mendapatkan ruangan untuk dirawat.
Camila dirawat di bangsal khusus bersalin untuk kehamilan yang berisiko tinggi akibat Covid-19.
Demi menyelamatkan nyawa Camila, pihak medis pun melakukan operasi. Sang anak terlahir prematur namun kondisinya tetap baik-baik saja.
“ Keponakan saya menunjukkan tanda-tanda yang baik. Ia dapat bernapas sendirian di inkubator dan tidak membutuhkan oksigen,” ucap Daniel.
Terlepas dari parahnya kondisi Camila, kelurganya memiliki harapan yang besar bahwa ia akan segera pulih. Karena ia telah menunjukkan tanda-tanda kesembuhan yang signifikan.
Para dokter pun mengatakan bahwa setelah Camila melahirkan ia semakin membaik. Bahkan kondisi paru-paru dan jantungnya juga mulai menunjukkan perubahan yang signifikan.
Namun, pada hari Jumat, kondisi Camilia kembali memburuk. Dia meninggal keesokan harinya.
“ Virus telah bermutasi dengan cepat dalam tubuhnya. Dan ia tidak memiliki kesempatan lagi,” ungkap Daniel.
(Sumber: dailystar.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya