Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kematian (Foto : Shutterstock)
Dream - Nasib tragis menimpa Mercy Baguma. Ibu muda yang hidup dalam bekapan kemiskinan akut itu ditemukan tewas di samping bayinya dengan kondisi gizi buruk di rumahnya, Glasgow, Skotlandia.
Polisi menemukan jasad Mercy pada Sabtu 22 Agustus 2020. Memang, beberapa hari belakangan, Mercy susah dihubungi teman-temannya.
Merasa curiga, mereka mengunjungi Mercy di dan melihat sahabatnya itu terbaring tak bernyawa di samping putra laki-lakinya. Bayi laki-laki yang masih hidup itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena kondisinya yang kurang baik.
Dilansir laman Mirror, Mercy merupakan seorang pengungsi dari Uganda. Sayangnya, dia terjebak di kota Glasgow tanpa pekerjaan. Dia bahkan baru saja dipecat dari pekerjaannya.
Sehari-hari Mercy dan bayinya hidup tanpa uang dan penghasilan. Mereka mengandalkan bantuan makanan dari teman dan badan amal untuk dapat bertahan hidup.
Sebelum kematiannya, pada 11 Agustus, Mercy menghubungi organisasi amal Positive Action for Housing, untuk mendapatkan bantuan. Namun menurut laporan bantuan itu tak kunjung datang.
" Mercy menghubungi badan amal kami pada 11 Agustus dan mengatakan dia belum mendapatkan dukungan keuangan apa pun namun telah mengajukan permohonan," ungkap Robina Qureshi, pejabat setempat.
Mercy diduga meninggal karena masalah kesehatan. Teman-teman Mercy tak menyangka jika sahabatnya itu pergi secara tiba-tiba dan tidak terduga.
" Kami sangat terpukul menceritakan bahwa Mercy Baguma meninggal dunia pada Sabtu 22 Agustus 2020," ungkap salah seorang teman yang tak disebutkan namanya.
Mereka mengatakan jika Mercy merupakan sosok ibu yang sangat luar biasa dan selalu mengutamakan kepentingan keluarganya, terutama putranya.
" Dia adalah ibu yang luar biasa, saudara perempuan, sahabat dan sahabat yang dicintai oleh semua," tambah dia.
" Senyumannya membuat semua orang sangat disambut dan nyaman," yang lain menambahkan.

Lebih lanjut, mereka mempertanyakan peran pemerintah yang tidak dapat menangani seorang migran di kota tersebut. Mercy dan bayinya dibiarkan kelaparan dan hanya mengandalkan sukarelawan.
" Anda dibiarkan miskin dan tanpa sumber daya. Dan Anda dibungkam oleh retorika dan dipaksa untuk meminta bantuan," ujar teman Mercy.
" Saya yakin putra Mercy akan ingin menanyakan ini dan pertanyaan lainnya begitu dia cukup dewasa," lanjut dia.
Sepeninggal Mercy, teman-temannya berinisiatif untuk mengumpulkan dana melalui badan amal ‘Go Fund Me’ untuk menghidupi putra Mercy dan menutupi biaya pemakamannya. Sementara menurut laporan media setempat, kini putra laki-laki Mercy dirawat oleh ayahnya.
Sumber : Mirror
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya