Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
(Sumber Foto: Radar Banjarmasin Via Eberita.org)
Dream - Sungguh sedih kisah hidup SA. Warga Desa Kalampaian Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini dalam satu tahun terakhir hidup dikurung di kamar berukuran tiga meter persegi, dengan kaki sebelah kiri dirantai.
Perempuan 38 tahun itu terpaksa dipasung akibat mengalami gangguan jiwa. Jika dilepas dia sering mengamuk dan mencuri makanan di toko yang ada di dekat rumahnya.
" Dia hidup sendiri. Jadi warga sekitar yang merawatnya sekarang," kata salah seorang warga yang dikenal sebagai Idah.
Idah mengaku kasihan melihat kondisi SA, usai melahirkan anaknya yang pertama setelah 5 tahun menunggu.
Sekitar setahun yang lalu suaminya pergi meninggalkan Aminah.
© Dream
" Selesai melahirkan, dia mengalami penyakit depresi. Dia ditinggalkan suami ketika masih dalam kondisi berpantang. Setelah itu dia mengalami gangguan jiwa," ujarnya.
SA sebelumnya hidup bahagia. Dia adalah seorang guru mengaji di desa itu. " Waktu jadi guru mengaji, muridnya banyak karena dia itu baik dan lemah lembut," tambah Idah yang merawat SA.
Sementara itu, Kepala Desa Kalampaian Ilir, Suli mengatakan, warga sekitar sebelumnya sempat membawa Aminah ke rumah sakit.
Namun karena kesehatannya kurang baik usai melahirkan, maka pihak rumah sakit menyarankan untuk membawanya pulang dan dirawat di rumah.
" Kata pihak rumah sakit kalau dia dirawat harus ada anggota keluarganya yang menemani, sementara saat itu dia tidak memiliki keluarga, apalagi suaminya hilang entah ke mana," katanya.
© Dream
Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan akan membawa SA ke rumah sakit jiwa. karena keadaannya sudah dianggap tidak stabil.
Sementara itu Camat Astambul H Khalilurrahman mengatakan, sudah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menjemput SA dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.
Menurutnya, SA mengalami gangguan jiwa akibat depresi ditinggal suami. Namun anaknya yang berusia setahun diasuh Dinas Kesehatan Kalampaian Ilir.
(Sumber: eberita.org)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?

Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini


Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya

Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa