Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Akhir Tragis Pilot Pesawat Tempur Wanita Satu-satunya China

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 15 November 2016 11:42
Akhir Tragis Pilot Pesawat Tempur Wanita Satu-satunya China
Pilot perempuan itu menjadi bagian Tim Akrobatik Udara

Dream - Rakyat China berduka. Satu-satunya pilot pesawat tempur wanita yang dimilikinya tewas dalam sebuah kecelakaan udara di Provinsi Hebei kemarin.

Menurut laporan laman Malaysia Sinar Harapan via South China Morning Post, pesawat tempur yang dikendalikan Yu Xu, 30 tahun, dan seorang pilot pria jatuh saat sedang dalam sesi latihan.

Sesaat sebelum jatuh, co-pilot Yu Xu berhasil keluar dengan menekan tombol darurat yang melontarkan kursinya keluar dari kokpit. Malang bagi Yu Xu, dia tak berhasil keluar dari pesawat. 

Ketika kejadian, korban sedang mengemudikan pesawat tempur J-10. Xu yang lahir di Chengdu adalah bagian dari Tim Akrobatik Udara, August 1.

1 dari 1 halaman

Kata-kata Terakhir Sebelum Tragedi

Kata-kata Terakhir Sebelum Tragedi © Dream

Yu yang kelahiran Chengdu, provinsi Sinchuan ini merupakan satu dari 35 wanita yang direkrut sebagai siswa pilot pada Juli 2015.

Dia bersama 16 wanita pilot berhasil lulus empat tahun kemudian dan menjadi bagian dari pilot pesawat tempur wanita pertama negara tersebut.

Yu juga menjadi satu dari empat pilot wanita yang mampu menerbangkan pesawat tempur generasi ketiga.

Kematian terjadi hanya beberapa saat setelah Yu ambil bagian dalam event Airshow China di Zhuhai. Dia tampil bersama tim aerobatik dengan mengawakil pesawat double seater J-10.

" Saya berharap bisa memberikan penampilan terbaik buat penonton," kata Yu sesaat sebelum pertunjukan.

Yu mendapatkan julukannya saat membawaan tarian burung merak dalam sebuah acara di akademi penerbangan People Liberation Army pada 2005.

Menurut media lokal, Yu tak pernah menyesal dengan pilihannya menjadi seorang pilot.

Beri Komentar