Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Makam Para 11 Pelaut Indonesia Di Liverpool, Inggris (Sumber: The Guardian)
Dream - Makam 11 pelaut Muslim Indonesia yang ikut berperang membela pasukan sekutu saat Perang Dunia II ditemukan. Makam-makam tersebut sempat hilang selama 70 tahun, sebelum akhirnya diberi nisan pada Jumat, 11 November 2016.
Para pelaut yang dimakamkan di pemakaman tersebut berasal dari Pulau Jawa. Mereka bergabung dengan pasukan Belanda yang membawa bekal makanan dan perbekalan menuju ke Inggris.
Selain ke Inggris, para anak buah kapal itu juga sering berpergian menuju Amerika Serikat dan Rusia untuk mengumpulkan dan mendistribusikan makanan.
Para pelaut tersebut terdiri dari petugas perawatan mesin kapal.
© Dream
Saat tiba wilayah pantai Inggris, para pelaut tersebut terserang penyakit tuberkolosis dan emfisema. Salah satu orang menderita beri-beri. Mereka meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Walton di Livepool.
Informasi mengenai 11 awak kapal itu ditemukan oleh seorang peneliti lokal yang meneliti kuburan terjauh di kompleks pemakaman Walton. Di bulan Maret, tentara Belanda mengirim penelitinya dan menegaskan 11 kuburan di Inggris tersebut merupakan mantan pelaut yang tergabung dalam kesatuan mereka.
Setelah hampir 70 tahun, makam itu kembali disambangi oleh masyarakat lokal di Liverpool, Inggris. Mereka mendedikasikan doa dan pemasangan batu nisan pada makam tersebut.
Dua pemuka agama Liverpool Romo Crispin Pailing dan imam dari Abdullah Quilliam Society, Imam Waddah Saleh turut membacakan doa untuk 11 jenazah tersebut. Selain dua orang tersebut, perwakilan dari kedutaan Belanda untuk Inggris, Roz Gladden juga turut menghadiri upacara penghormatan itu.
© Dream
Menurut sejarawan Vic Raffells memastikan 11 makam tersebut merupakan warga yang berasal dari Indonesia.
"Semuanya adalah Muslim dan orang Indonesia. 11 jenazah yang dimakamkan bertugas melayani angkatan laut Belanda," kata Raffells di laman The Guardian.
Temuan sejarah ini cukup menakjubkan. Saleh bangga dapat turut dalam upacara penghormatan itu.
"Sangat menakjubkan melihat semua orang yang datang bersama-sama untuk menghormati orang-orang yang di makamkan di sini. Mereka patut dihormati karena meninggal untuk negara mereka sehingga kita yang hidup sekarang dapat hidup dalam damai dan harmoni," ucap dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari