Kisah Unik Juara Dua Dauky Dream Girls 2015

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 2 Oktober 2015 18:33
Kisah Unik Juara Dua Dauky Dream Girls 2015
Saat ditemani ibunda dan dua sahabatnya, dia justru mampu menjadi pemenang.

Dream - Entah apa yang ada di pikiran gadis asal Bekasi yang bernama Nindi Gitasari ini. Untuk pertama kalinya, dia memaksa sang mama dan kedua sahabatnya untuk menyaksikan ajang pemilihan Dauky Dream Girls 2015 yang digelar, di Piaza Hall, Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Jumat, 2 Oktober 2015 .

Pada kompetisi yang pernah dia ikuti sebelumnya, tak ada orang terdekat dirinya yang tahu. Dia sengaja mengikuti kompetisi itu diam-diam dan memang tidak memberi tahu keluarga atau teman dekatnya.

" Biasanya kalau ikut ajang seperti ini, saya tidak pernah mengajak orang tua. Saya selalu diam-diam tapi entah kenapa aku ngotot buat mengajak mama dan dua sahabat saya untuk ikut dan nonton. Tidak tahu kenapa yakin dan optimis seperti itu," kata Nindi Gitasari usai ditetapkan menjadi juara kedua Dauky Dream Girls 2015.

" Baru kali ini aku ditemani mamah dan sahabat. Tapi, akhirnya menang dan menjadi juara dua, sehingga dapat umrah ke Tanah Suci. Ini impian semua umat muslim," tambahnya.

Nindi mengaku tidak menyangka dia menjadi salah satu pemenang. Awalnya, dia berpikir, mengikuti ajang ini hanya untuk menambah sahabat, ilmu, dan pengalaman saja.

" Tidak menyangka dan tidak terlalu berharap menjadi pemenang. Aku pikir dengan ikut kompetisi ini bisa menambah manfaat, teman, ilmu dan pengalaman, dapat berkenalan dengan teman-teman Dream. Menjadi pemenang itu bonus dan ini benar-benar bonus yang tidak pernah aku sangka," kata wanita berusia 22 tahun ini.

Berkaca pada pengalamannya, Nindi menyampaikan pesan kepada keseluruh perempuan muslim. Menurutnya, jika ingin meraih impian harus dijalani dengan rasa optimis, percaya diri dan berikthiar kepada Allah SWT.

" Untuk muslimah di luar sana harus percaya diri, optimis bukan berarti mendahului Allah. Tapi optimis itu yakin jika Allah akan memberi yang terbaik," katanya.

" Jauhi sikap pesimis dan lakukan yang terbaik. Yang terpenting adalah jangan pernah berhenti belajar sampai kapanpun," tambahnya.

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'