Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Di Usia 74 Tahun, Dia Melahirkan Bayi Perempuan Kembar. (Foto: OddityCentral.com)
Dream - Ini kisah tentang Mangayamma. Dia baru saja menjadi perempuaan tertua yang melahirkan anak. Waniya India itu melahirkan saat berusia 74 tahun.
Mangayamma melahirkan bayi perempuan kembar setelah menjalani program bayi tabung. Wanita dari negara bagian Anthar Pradesh itu menikah dengan Yaramati Sitarama Rajarao, petani dari desa Nelaparthipudi, pada tahun 1962.
Meski sudah puluhan tahun menikah, pasangan ini tak kunjung mendapat keturunan. Padahal mereka sudah mengunjungi banyak dokter dan dukun. Selama 54 tahun mereka tetap bertahan tanpa anak.
Menurut Mangayamma, warga desa memandangnya seolah-olah telah melakukan dosa besar karena tak kunjung punya anak. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai wanita terkutuk.
Namun suaminya selalu memberi nasihat dan semangat sehingga Mangayamma bisa melupakan kata-kata menyakitkan dari warga desa.
Rupanya, dorongan suaminya begitu kuat hingga setelah mencapai menopause sekitar 25 tahun yang lalu, Mangayamma masih memiliki keinginan kuat untuk punya anak.
Pada tahun lalu, Mangayamma dan Yaramati terinspirasi tetangga mereka yang bisa hamil di usia 55 tahun setelah menjalani program bayi tabung.
Mereka ingin menjalani program bayi tabung dan berharap bisa hamil seperti tetangganya tersebut.
Dokter kandungan di Rumah Sakit Bersalin Ahalya mengaku kaget saat Mangayamma mengungkapkan keinginannya untuk hamil.
Namun dokter menganggap kasus Mangayamma ini istimewa. Sehingga memerlukan pemeriksaan dan persiapan yang khusus.
Beruntung, setelah menjalani pemeriksaan fisik dan psikologis, Mangayamma dinyatakan bisa menjalani program bayi tabung.
Dia juga dinyatakan tidak mengidap penyakit dalam yang membahayakan wanita hamil, seperti diabetes dan tekanan darah.
Dalam usia yang sudah tidak produktif, Mangayamma akhirnya menjalani siklus program bayi tabung pertamanya.
Selama sembilan bulan, 10 dokter spesialis memantau kondisi Mangayamma dan janin dalam perutnya.
Mereka memeriksa kondisi Mangayamma, mulai dari kesehatan umum, nutrisi hingga kesehatan jantungnya.
Akhirnya, pada tanggal 5 September 2019, Mangayamma jadi wanita tertua dalam sejarah yang melahirkan anak.
Dia melahirkan dua bayi kembar yang sehat dan lucu berjenis kelamin perempuan.
" Saya sangat senang. Tuhan telah menjawab doa-doa kami. Kami adalah pasangan paling bahagia di dunia saat ini. Kami punya anak sendiri," kata Mangayamma kepada wartawan.
Dokter mengatakan bahwa salah satu faktor utama keberhasilan program bayi tabung adalah kesehatan fisik Mangayamma yang sangat prima.
Setelah melahirkan melalui bedah caesar, Mangayamma dan putri kembarnya dilaporkan dalam keadaan sehat.
Saat ini, mereka masih diharuskan tetap di rumah sakit untuk menjalani perawatan dan pemeriksaan lanjutan.
Sumber: OddityCentral.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan