Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pilot MH370 Kapten Zaharie Ahmad Shah (Foto: Enterprise News And Pictures)
Dream - Misteri hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 sejak 8 Maret 2014 masih saja menjadi bahan perdebatan para ahli penerbangan dan masyarakat umum.
Teori pun bermunculan mengenai hilangnya pesawat jenis Boeing 777 itu. Mulai dari diculik alien, dibajak teroris, hingga terjebak di tengah perang.
Di tengah gencarnya spekulasi tersebut, muncul seorang wanita yang membela sang pilot, Kapten Zaharie Ahmad Shah.
Seperti diberitakan sebelumnya, teori terbaru tentang hilangnya MH370 adalah pesawat tersebut secara sengaja dihunjamkan ke laut oleh orang yang mengendalikannya. Sehingga tuduhan kuat pun diarahkan ke Kapten Zaharie.
Apalagi, dalam penyelidikan di rumah Kapten Zaharie ditemukan data permainan simulator penerbangan yang menunjukkan dia sempat melakukan latihan terbang ke wilayah yang diyakini sebagai tempat hilangnya MH370.
Wanita yang hadir menjadi pembela Kapten Zaharie itu bernama Fatima Pardi. Wanita itu baru-baru ini buka suara. Mengungkap apa yang selama ini menjadi misteri bagi banyak orang. Kepada The Australian, Fatima mengaku dekat dengan Kapten Zaharie tapi bukan sebagai kekasih.
Siapa Fatimah Pardi? Apa isi pembicaraan mereka? Bukan halaman berikutnya.
© Dream
Kapten Zaharie sering mengunjungi Fatima dan anak-anaknya, yang salah satunya menderita cerebral palsy dengan membawa banyak hadiah.
" Saya tidak yakin dia mencintai saya. Tapi saya percaya dia menyukai anak-anak saya," aku Fatima kepada The Australian dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Fatima diinterogasi oleh otoritas Malaysia empat kali karena kedekatannya dengan Kapten Zaharie.

Perempuan berusia 35 tahun ini mengatakan, mereka kerap berkirim pesan pribadi dua hari sebelum tragedi besar itu terjadi.
Namun Fatima yang pernah menjadi guru taman kanak-kanak itu menolak mengungkap isi pesan tersebut, mengatakan itu adalah 'urusan pribadi' antara dirinya dan sang pilot.
" Itu menjadi percakapan terakhir kami. Saya tidak mau membicarakan itu lagi," katanya.
Ternyata sosok Fatima adalah...
© Dream
Membela Kapten Zaharie yang diduga telah sengaja menerbangkan pesawat ke Samudera Hindia, Fatima, yang sekarang bekerja untuk sebuah partai politik di Malaysia, mengatakan bahwa dia tidak percaya pria tersebut bertanggung jawab atas hilangnya pesawat beserta 239 orang di dalamnya.
Selama ini, Fatima memilih untuk tidak banyak berbicara tentang insiden itu dan 'persahabatannya' dengan Kapten Zaharie karena takut disalahartikan.
" Sejak kejadian itu, saya menolak semua wawancara karena saya takut apa yang saya katakan akan disalahartikan, dan akan melukai perasaan keluarga Kapten Zaharie."
© Dream
Meski dekat dengan sang pilot, Fatima membantah dirinya punya hubungan khusus.
" Tentu saja ada gosip. Banyak orang akan selalu berbicara bahwa kamu baik, kamu buruk. Banyak yang berpikir saya adalah wanita kedua. Tetapi kami dekat karena anak-anak suka dengan dia," jelas Fatima.
Fatima semakin dekat dengan Kapten Zaharie setelah pertemuan pada masa pemilihan umum di Malaysia pada 5 Mei 2013 silam.
" Dia adalah pria yang baik. Kami berdua ingin membuat perubahan bagi negara kami. Itu sebabnya kami terlibat dalam pemilu," katanya kepada The Australian.
" Kami berbicara tentang keluarga, tentang hobi dan itulah awal mula dia dekat dengan saya dan anak-anak," tambahnya.
Fatima menjelaskan Kapten Zaharie sering datang ke rumahnya dan membawa hadiah untuk anak-anaknya.
Tidak hanya itu, Kapten Zaharie selalu mendorong Fatima untuk sabar dalam mengurus anak-anak.
" Kadang-kadang punya anak cacat membuat Anda begitu sedih karena Anda tidak dapat melakukan apa-apa untuk anak Anda, tapi dia memberi saya saran dan kekuatan batin," ujar Fatima.
(Sumber: ibtimes.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya