Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Korban jiwa akibat terinfeksi sindrom virus Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) kian bertambah. Penyakit yang penyebarannya melalui kontak langsung dengan unta dilaporkan mencapai 500 orang.
Departemen Kesehatan Arab Saudi menghimbau setiap orang yang kontak dengan unta harus mengenakan masker dan sarung tangan. Peringatan ini terkait dengan penemuan kasus yang saat ini hampir mendekati 500 kasus di seluruh dunia. Sejumlah ahli kesehatan mengatakan unta merupakan reservoir hewan paling mungkin menjadi penyebab penyebaran virus penyakit ini.
Baru-baru ini pemerintah Arab Saudi menemukan tujuh orang lainnya yang terbukti positif terinfeksi MERS. Lima kasus ditemukan di Riyadh, empat di Jeddah, dan satu di Taif. Virus yang serupa dengan virus Severe Acute Respiratoty Syndrome (SARS) ini mematikan dan pertama kali ditemukan di Tiongkok pada tahun 2002.
Diwartakan Worldbulletin.net, Arab Saudi menjadi negara dengan pengidap MERS terbanyak di seluruh dunia. Sejak dua tahun terakhir, pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah menemukan sekitar 133 orang. Mayoritas korban pengidap MERS tidak mampu bertahan hidup dalam jangka waktu cukup lama.
Penyebaran MERS di berbagai penjuru dunia terkait dengan kunjungan para peziarah ke Arab Saudi. Seorang yang diduga terinfeksi MERS diawali dengan keluhan batuk-batuk, demam, dan radang paru. Hingga kini belum ditemukan obat atau vaksin untuk mengobati dan mencegah penyebaran virus corona.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau sejumlah rumah sakit yang merawat pasien MERS melakukan tindakan yang direkomendasikan sehingga kemampuan virus untuk menyebar dapat ditekan. Senada dengan WHO, Departemen Pertanian Arab Saudi menganjurkan setiap orang yang berinteraksi langsung dengan unta untuk mengenakan pelindung serta mencuci tangan sebelum dan setelahnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya