Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Korban Selamat Perampokan Pulomas Minta Perlindungan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 20 Januari 2017 09:08
Korban Selamat Perampokan Pulomas Minta Perlindungan
Kelima korban selamat perampokan Pulomas masih mengalami trauma.

Dream - Kasus perampokan sadis di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur menyisakan trauma yang mendalam bagi lima korban selamat.

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu, mengatakan para korban masih trauma ketika hendak masuk ke kamar mandi. Bahkan, empat korban selamat harus saling menuggu ketika ingin masuk ke kamar mandi.

" Mungkin lama waktu penyekapan mereka di kamar mandi itu, sehingga untuk empat ART (asisten rumah tangga) saling bersamaan keluar kamar mandi dan saling menunggu," kata Edwin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 19 Januari 2017.

Tak hanya keempat pembantu korban, anak kedua korban, ZKA juga mengalami trauma yang sama. " ZKA juga masih ada trauma dengan kamar mandi," ucap Edwin.

Edwin menuturkan pihaknya menerima permohonan perlindungan dari lima korban yang selamat tersebut. " Semuanya perempuan dan LPSK memberikan perlindungan prosedural berupa pendampingan dalam setiap proses hukumnya," ujar dia.

Namun demikian, para korban juga mengaku tidak mendapat tekanan atau ancaman dari pihak manapun. " Sejauh ini tidak ada informasi tentang adanya pengancaman yang mereka terima," ungkap dia.

Lebih lanjut, Edwin mengatakan fokus pendampingan yang diberikan LPSK kepada korban yakni membantu memulihkan trauma korban.

" Kami memberikan perlindungan supaya membantu pengungkapan kasus ini lebih baik, dengan cara memberi bantuan psikologis agar mereka siap menjalani proses persidangan," ucap Edwin. (Ism) 

Beri Komentar