Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Proses Evakuasi Di Bandara Istanbul Usai Serangan Bom (aa.com.tr)
Dream - Jumlah korban tewas dalam serangan bom bunuh diri di Bandara Internasional Ataturk, Istanbul, Turki meningkat menjadi 42 dari sebelum 36 orang. Sebagian korban tewas setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban terbaru adalah Merve Yigit, wanita 22 tahun. Dia meninggal di rumah sakit di distrik Bahcelievlier, Istanbul karena mengalami luka parah.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Gubernur Istambul, dari 42 korban terdapat 10 orang merupakan warga negara asing dan tiga lainnya berkewarganeraan ganda Turki.
Jumlah total korban mengalami luka-luka mencapai 239 orang. 109 orang di antaranya telah menjalani perawatan jalan.
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengumumkan, hari Rabu kemarin sebagai hari berkabung nasional. Bendera Turki dikibarkan setengah tiang mulai pagi hingga terbenamnya matahari.
" Sebagai tanda berkabung, bendera akan dikibarkan setengah tiang di seluruh bangunan domestik maupun kedutaan di luar negeri hingga matahari terbenam," kata Yildirim.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendorong dunia internasional agar bersama-sama melawan organisasi teroris. Dia mengatakan terorisme dapat terjadi di semua negara.
" Kami berharap sikap tegas terhadap organisasi teroris dapat diadopsi dunia khususnya oleh negara-negara barat melalui parlemen, media dan organisasi non-pemerintah mereka," ucap Erdogan.
" Turki akan terus memerangi semua organisasi teroris hingga berakhirnya terorisme," kata Erdogan.
Yildirim mengatakan tiga pelaku teror bom juga tewas. Dia mengatakan organisasi teroris ISIS berada di balik serangan itu.
Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala di Ankara menguatkan pernyataan Yildirim. Menurut dia, semua informasi dan bukti yang terkumpul menunjukkan ISIS bertanggung jawab atas serangan tersebut.
(ism, sumber: aa.com.tr)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari