Kronologi Balas Dendam Ayu Tuang Tiner ke Minuman Novi

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 5 Februari 2016 18:02
Kronologi Balas Dendam Ayu Tuang Tiner ke Minuman Novi
Korban sempat mencium bau tiner dari minumannya, tapi karena ruangan tempatnya bekerja bau tiner sehingga korban tidak curiga.

Dream - Kesabaran Ayu Lestari (23) sudah habis. Ia tak tahan lagi selalu diremehkan rekan kerjanya, Noviana Wulandari (23). Ayu pun nekat meracuni Novi.

Dia menuangkan tiner (pembersih cat) ke botol minuman air mineral milik korban. Keduanya adalah buruh di salah satu perusahaan Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cakung, Cilincing, Jakarta Utara.

Di perusahaan itu, Novi bekerja sebagai petugas quality control. Sedangkan Ayu bertugas membersihkan benang sisa dari kain yang diproduksi.

Ayu sebenarnya sudah berulangkali menegur dan mengingatkan korban untuk tidak meremehkannya, namun aksi itu terus berlangsung selama dua bulan.

Dendam kesumat itu Ayu lampiaskan saat jam istirahat siang.

 

Kronologi, Klik halaman berikutnya...



1 dari 2 halaman

Berpura-pura

Dream - Korban keluar pabrik untuk makan, tersangka sengaja tidak keluar. Sementara tersangka menyendiri dan berpura-pura tiduran di dekat minuman mineral milik korban yang ditaruh di bawah mejanya.

Spontan pelaku langsung mengambil tiner yang berada di atas meja kemudian mencampurkannya ke dalam minuman mineral milik Novi.

Usai istirahat, korban kembali kerutinitas kerja dan langsung meminum air mineral tersebut. Dalam hitungan menit, usai meminum air mineral itu korban merasa pusing, dan mual.

" Korban sempat mencium bau tiner dari minumannya, tapi karena ruangan tempatnya bekerja bau tiner sehingga korban tidak curiga," kata Kapolsek Cilincing, Komisaris Polisi M. Supriyanto, Jumat 5 Februari 2015.

Mendengar keluahan korban rekan-rekan kerja yang lain langsung membawanya ke RSUD Koja. Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkap jika Ayu meracuni Novi.

 

2 dari 2 halaman

Pengakuan Ayu

Dream - Menurut pengakuan Ayu ke polisi, niat itu tiba-tiba saja muncul karena selama dua bulan tersangka memendam kesalnya.

Ayu tidak sampai berpikir tindakannya tersebut bui. " Tersangka sakit hati kepada korban. Karena sering dihina dengan dilempar celana yang dikerjakannya untuk membersihkan benang hasil jahitan," kata Supriyanto menambahkan.

Kondisi korban kini sudah berangsur baik setelah mendapatkan perawatan. Dari tempat kejadian perkara, polisi mengamankan air mineral botol dengan campuran tiner yang diminum korban.

Pelaku dijerat Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penganiayaan dengan ancaman penjara di atas 2 tahun.

Beri Komentar