Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Polisi telah memeriksa sembilan saksi kasus jatuhnya wanita cantik dari lantai 9 apartemen Kalibata City, Desi Wulandari, 19 tahun.
Beberapa saksi yang diperiksa di antaranya dua orang petugas keamanan apartemen, teman korban di lokasi yaitu S dan R. Juga tetangga kamar korban yaitu T, M, J serta ibu dan ayah korban.
" Hari itu S, R dan D satu unit, mereka bertiga di kamar," jelas Kapolsek Pancoran, Jakarta Selatan, Kompol Aswin, Jumat 18 November 2016.
" Korban dan S cekcok mulut lalu korban didorong oleh S di dalam kamar terjerembab di kasur itu juga ribut."
Tak lama kemudian, lanjut Aswin, korban berdiri sambil mengambil ponsel. " Dia menelepon ibunya," kata Aswin.
© Dream
Dream - Aswin melanjutkan, korban mengancam kepada teman-temannya untuk menyakiti dirinya sendiri. Desi juga mengancam akan loncat dari balkon apartemen.
Mendengar ancaman tersebut, S menasehati korban. Bukannya tenang, korban malah semakin marah dan sempat berteriak di atas balkon.
Mendengar teriakan tersebut, petugas keamanan apartemen mendatangi kamar korban. Petugas keamanan lalu meminta keduanya berhenti bertengkar.
© Dream
Dream - Saat itu, kata Aswin, banyak orang berkumpul di sekitar kamar Desi. Mereka ingin mengetahui apa yang sedang terjadi.
" Saat itu sudah ada saksi T sama J di lokasi dan mengingatkan korban supaya turun ke bawah. Tapi korban, karena masih memakai pakaian dalam dan daster, diminta ganti pakaian," ucap Aswin.
" Saksi S memberikan dia celana panjang jins dan kaos, dia pakai di saat itu. Lalu setelah dipakai si S diajak sama satpam turun ke bawah," kata Aswin.
© Dream
Dream - Aswin melanjutkan, setelah S turun ke bawah, T dan J juga mengingatkan Desi untuk ikut turun. Tetapi, korban malah nekat terjun dari lantai 9 melalui balkon kamarnya.
" Setelah di luar, pintu terbuka, dipikir korban bakal ikut. Ternyata korban tidak ikut keluar. Setelah saksi T dan J pergi, di luar terdengar suara jatuh. Di situ baru diketahui ada perempuan jatuh setelah," ujar dia.
Selain terlibat cekcok dengan temannya, Aswin mengatakan Desi sempat mengonsumsi minuman keras dan meminum obat penenang.
" Sebelum jatuh pun, korban itu sempat meminum anggur merah dan obat penenang," ucap Aswin. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya