Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (muhammadiyah.or.id)
Dream - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta masyarakat berlapang dada menerima proses hukum kasus dugaan penistaan agama oleh calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Masyarakat diimbau tidak terlalu menyibukkan diri dengan satu masalah dan melupakan masalah lainnya.
" Kita jangan mau dininabobohkan pada satu permasalahan saja, marilah kita bersama-sama menjaga keberadaan NKRI dengan memelihara kebhinekaan, ketertiban, dan kedamaian, kebersamaan, toleransi, dan suasana kondusif," ujar Haedar, dikutip dari muhammadiyah.or.id, Jumat 18 November 2016.
Haedar mengajak masyarakat mencurahkan energi dan perhatian kepada kerja-kerja cerdas dan produktif. Hal ini penting untuk membuat bangsa ini menjadi bangsa yang berkemajuan.
Dia menambahkan, Muhammadiyah mengapresiasi komitmen Presiden Joko Widodo yang tidak akan mengintervensi proses hukum kasus Ahok. Menurut dia, penetapan Ahok sebagai tersangka merupakan bukti Jokowi mendukung penuh upaya penegakan hukum di Indonesia.
" Kita harus mengapresiasi Pak Jokowi yang telah berkomitmen untuk tidak melakukan intervensi dalam penangakan kasus Ahok ini," kata Haedar.
Haedar juga memberikan penghargaan kepada Kapolri dan jajarannya karena telah menjalankan proses hukum dengan tegas, cepat, transparan, dan berkeadilan. " Diharapkan proses hukum yang positif tersebut selanjutnya tetap berjalan objektif dan seadil-adilnya," kata Haedar.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia